Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP2MI Akan Bina dan Pulangkan 28 Calon Korban Terindikasi TPPO di Bengkalis

📅 Minggu, 11 Jun 2023, 17:36 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BP2MI Akan Bina dan Pulangkan 28 Calon Korban Terindikasi TPPO di Bengkalis Doc: Istinewa.
Ket. Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Brigjen Pol. Dayan Victor Imanuel Blegur di hadapan media, Sabtu (10/6).

JAKARTA-Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Brigjen Pol. Dayan Victor Imanuel Blegur mengatakan, pihaknya akan memulangkan 28 calon korban terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Bengkalis, Riau. Sebelum dipulangkan ke kampung halamannya masing masing, BP2MI melakukan pembinaan agar tidak terjerumus lagi pada kasus TPPO.

"Polres Bengkalis, Polda Riau melaporkan pada Senin (5/6) sekitar pukul 12.00 siang, ada penampungan berisi 28 orang terindikasi TPPO yang akan berangkat ke Malaysia melalui perairan laut Desa Selat Baru, korban saat ini akan diserahkan kembali kepada BP2MI untuk dilakukan pembinaan," kata Jenderal Polisi Bintang Satu asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu di kantor BP2MI, Jakarta, Sabtu (10/6).

Dari data yang diperoleh, ada enam korban perempuan dan 22 lainnya laki-laki. Sebagian besar korban berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lampung, dan Sulawesi Barat. Bebera di antataranya juga dari Jawa Timur.

"Selain melakukan pemulangan ke daerah masing-masing, pasti akan kita lakukan pembinaan, memberikan informasi kepada 28 orang ini agar tidak lagi mudah tertipu dan terpropaganda oleh para calo," tandas Dayan.

Adapun modus operandi terang Dayan dengan mengiming imingi korban dengan pekerjaan yang bervariasi untuk menarik hati korban. Salah satunya ditawari menjadi pembantu rumah tangga. Tersangka juga mengaku sudah memiliki paspor wisata kepada para korban.

Dari penelsuran sementara ada tiga pelaku yang sudah berhasil diamankan oleh Polres Bengkalis dalam kejahatan TPPO kali ini.

"Pelaku HH alias A (L), warga dari Desa Baran, Kabupaten Karimun, pekerjaannya sebagai karyawan swasta. Pelaku kedua, MAH (L), sama dari Baran Timur, Kabupaten Karimun, pekerjaannya sebagai buruh harian lepas, kemudian ketiga, H (L) berasal dari Kecamatan Sekupang, Kota Batam, pekerjaannya sebagai wiraswasta," sebut Dayan.

Ketiga tersangka tersebut akan didalami lebih lanjut motifnya oleh Polres Bengkalis.

Daya memaparkan, pekerja pekerja yang dikirim melalui jalur Illegal ke Malaysia tak pernah mengikuti pendidikan tinggi. Di sana akan menjadi pekerja rumah tangga atau kepala sawit.

Efeknya dengan melalui jalur illegal mereka sulit mendapat perlindungan dari negara dan keselamatannya terancam, sehingga tak sedikit warga negara RI yang meninggal di negeri Jiran karena kasus kekerasan dari majikannya.

"Makanya BP2MI mendorong agar para calon PMI berangkat melalui jalur resmi dan bekerja di Jepang, Korea Selatan atau Jerman yang sistem pengupahannya jauh lebih layak jika dibandingkan dengan banyak negara lainnya," ungkap Dayan.

Kata Dayan, apabila melalui jalur resmi, sebelum diberangkatkan mereka terlebih dahulu dibina oleh BP2MI. Tak hanya itu, PMI juga mendapat perhatian dan perlindungan dari negara selama bertugas di negara penempatan, baik berupa asuransi maupun proteksi bentuk lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Prabowo Bawa 3 Pesan Pentin...

Kondisi Gelombang Tinggi di Perairan Aceh Barat

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.