3 Penyebab Kejadian Misterius di Atas Papan Ouija Menurut Sains
📅 Minggu, 04 Jun 2023, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis3. Emotional contagion
Faktor ketiga yang perlu dipertimbangkan adalah emotional contagion. Kita tahu bahwa peristiwa yang mengejutkan dan sangat emosional dapat menyebabkan orang-orang yang berada di dekatnya "menangkap" emosi tersebut. Hal ini dianggap sebagai faktor yang lazim terjadi pada pengadilan penyihir di Salem dan Eropa.
Jadi, ketika menggunakan papan Ouija dengan orang lain, antusiasme dari sekitar yang penuh emosi dapat membuat kita lebih mudah untuk mulai berempati dengan orang-orang di sekitar kita. Hal ini dapat membuat kita menangkap rasa takut dan cemas mereka sehingga lebih mungkin bagi kita untuk berpikir bahwa planchette tersebut bergerak dengan sendirinya.
Maka, mungkin saja kita dapat melihat bahwa kombinasi dari beberapa faktor - ideomotor effect, sense of urgency yang dimanipulasi, dan emotional contagion - semuanya dapat bergabung untuk meyakinkan orang-orang bahwa planchette bergerak dan roh berbicara kepada mereka. Namun, mengingat betapa sulitnya meniru suasana sosial banyaknya orang menggunakan papan Ouija di laboratorium, kami tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa faktor-faktor ini saja yang menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat kita meletakkan jari kita di atas planchette dan memanggil arwah untuk berbagi pengetahuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seperti yang dicatat oleh beberapa ahli, keinginan masyarakat untuk berkomunikasi dengan orang mati cenderung menjadi lebih populer setelah terjadinya pergolakan sosial dan politik. Mengingat iklim sosial, ekonomi, dan politik saat ini - termasuk pandemi COVID-19, perang yang sedang berlangsung di Ukraina, dan krisis biaya hidup - sangat mungkin kita akan melihat kembalinya ruang pemanggilan arwah di era Victoria. Atau paling tidak, di TikTok.
Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Megan Kenny, Senior Lecturer in Psychology, Sheffield Hallam University
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!