- Home
-
- Luar Negeri
-
- Buronan Kasus Korupsi 1MDB...
Buronan Kasus Korupsi 1MDB Jho Low Diyakini Bersembuyi di Makau
Rabu, 31 Mei 2023, 10:31 WIBKUALA LUMPUR - Buronan Malaysia Jho Low yang dicari karena skandal korupsi 1MDB diyakini bersembunyi di Makau, menurut badan antikorupsi Malaysia, Selasa (30/5). Badan itu membenarkan laporan media Al Jazeera sebelumnya.
Al Jazeera mengutip tanggapan tertulis dari Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) atas pertanyaannya tentang keberadaan Low.
"Ini juga dikonfirmasi oleh beberapa orang yang telah melihat Jho Low di Makau," kata MACC mengutip Al Jazeera.
MACC mengonfirmasi kepada Reuters bahwa pihaknya telah mengeluarkan pernyataan tersebut kepada Al Jazeera, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.Polisi dan pemerintah Makau tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Low, yang bernama lengkap Low Taek Jho, didakwa di Malaysia dan Amerika Serikat karena diduga mendalangi pencurian uang negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) senilai 4,5 miliar dolar AS.Dia secara konsisten membantah melakukan kesalahan.
Pihak berwenang Malaysia sebelumnya mengatakan Low diyakini berada di Tiongkok, meskipun Beijing membantahnya.
Menurut Al Jazeera, komentar MACC muncul beberapa minggu setelah penangkapan Kee Kok Thiam - rekan Low dan tersangka dalam kasus 1MDB, yang katanya dideportasi dari Makau karena memperpanjang visanya.
Laporan itu mengatakan, Kee telah mengkonfirmasi kepada MACC bahwa dia telah bertemu dengan Low dan buronan dan tersangka 1MDB lainnya di Makau.
Low mengatakan kepada Kee "untuk tidak kembali ke Malaysia sebagai saksi dalam kasus 1MDB", Al Jazeera mengutip MACC.
Reuters tidak dapat menghubungi Kee untuk dimintai komentar.
MACC mengonfirmasi awal bulan ini bahwa seorang rekan Low yang tidak disebutkan namanya yang telah dalam pelarian sejak 2018 dipulangkan oleh otoritas antikorupsi, setelah bekerja sama dengan lembaga penegak hukum internasional.
Polisi Malaysia mengatakan pada 2018, Low diyakini telah meninggalkan Makau untuk tujuan yang tidak diketahui, mengutip email dari otoritas Makau.
Polisi Kehakiman Makau pada saat itu mengonfirmasi bahwa mereka telah mengirim tanggapan ke Malaysia tetapi "tidak akan mengungkapkan informasi masuk dan keluar pribadi".
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Minggu
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.