Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Menlu Retno Apresiasi Dukungan Luksemburg terhadap Sentralitas Asean

📅 Jumat, 26 Mei 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Menlu Retno Apresiasi Dukungan Luksemburg terhadap Sentralitas Asean Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) berdampingan dengan Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn (kiri) memberikan keterangan pada wartawan usai pertemuan bilateral di Kantor Kemenlu RI, Jakarta, Kamis (25/5/2023). Pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral dan isu terkini terkait kedua negara.

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengapresiasi dukungan Luksemburg terhadap sentralitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean).

"Saya sangat menghargai dukungan Uni Eropa, khususnya Luksemburg, kepada Asean dan implementasi Konsensus Lima Poin untuk mengatasi masalah Myanmar," kata Retno ketika menyampaikan pernyataan pers bersama Menlu Luksemburg Jean Asselborn di Jakarta, Kamis.

Retno lebih lanjut mengharapkan semua negara turut berkontribusi dalam mewujudkan Indo-Pasifik sebagai kawasan yang damai dan sejahtera.

"Asean, melaluiAsean Outlook on the Indo-Pacific, percaya bahwa kerja sama yang inklusif dan konkret akan memberikan kontribusi untuk mencapai perdamaian dan kemakmuran di Indo-Pasifik," tutur dia.

Di lain pihak, Menlu Luksemburg mengakui kepemimpinan Indonesia dalam kancah internasional, yang ditunjukkan melalui forum G20 tahun lalu dan Asean tahun ini.

"Kawasan ini mendapat banyak keuntungan dari kepemimpinan Indonesia … ini terkait dengan budaya Indonesia yang damai, menghormati keragaman, dan toleransi," ujar Asselborn.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menlu juga membahas mengenai perang Rusia di Ukraina, yang disebut Asselborn bukan hanya perang yang terjadi di sisi barat dunia, melainkan perang yang diarahkan untuk melawan nilai-nilai yang dianut bersama oleh Indonesia dan EU.

"Ini bukan hanya agresi Rusia terhadap Ukraina, tetapi juga merupakan agresi terhadap kedaulatan, penghormatan terhadap batas-batas serta kebebasan negara. Jika ini akan menjadi contoh yang dapat diulangi di tempat lain di dunia, saya pikir dasar-dasar hukum internasional akan runtuh dan ini harus kita hindari," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.