Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Mentah Naik Saat Pembicaraan Utang AS Jadi Perhatian

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Mentah Naik Saat Pembicaraan Utang AS Jadi Perhatian Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Tiga barel minyak dengan panah merah di latar belakang peta dunia. Naiknya harga minyak.

NEW YORK - Harga minyak mentah berjangka mengalami sedikit kenaikan pada akhir perdagangan Senin (22/5) atau Selasa pagi WIB, ketika pasar menunggu berita tentang negosiasi batas utang di Amerika Serikat dan perkiraan permintaan minyak akan meningkat pada paruh kedua tahun ini, sementara pasokan dari Kanada dan OPEC+ menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni terkerek 0,44 dolar AS atau 0,61 persen, menjadi menetap pada 71,99 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli menguat 0,41 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 75,99 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy dijadwalkan mengadakan pertemuan tatap muka pada Senin (22/5) sore, dalam upaya untuk mencegah gagal bayar pemerintah atas kewajiban utangnya paling cepat 1 Juni.

Minyak WTIrebounddari sesi terendah karena para pedagang bertaruh bahwa dimulainya kembali negosiasi plafon utang akan memberikan dukungan untuk aset-aset berisiko, kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire.

Mungkin sulit bagi minyak untuk mengambil langkah besar jika pembicaraan plafon utang tetap berlangsung dan sebelum para pedagang mendapatkan data cepat indeks manajer pembelian untuk Amerika Serikat dan Eropa pada Selasa waktu setempat, menurut Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok layanan perdagangan multi-aset daring.

Kontrak berjangka WTI untuk pengiriman Juni berakhir pada Senin (22/5) dan pedagang telah beralih ke kontrak berjangka WTI untuk pengiriman Juli.

Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan tentang kekurangan minyak yang membayangi pada paruh kedua tahun ini ketika permintaan diperkirakan akan melampaui pasokan hampir 2 juta barel per hari, kata badan yang berbasis di Paris itu dalam laporan bulanan terbarunya.

Seorang eksekutif senior di Vitol mengatakan Asia akan memimpin pertumbuhan permintaan minyak sekitar 2 juta barel per hari pada paruh kedua tahun ini, peningkatan yang berpotensi menyebabkan kekurangan pasokan dan menaikkan harga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

52 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.