Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2023, Produksi Beras Dunia Diproyeksi Susut karena Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 01:24 WIB | Oleh:

Di Bangladesh, para peneliti telah menghasilkan varietas baru untuk tekanan iklim yang sudah dihadapi para petani. Beberapa dapat tumbuh ketika terendam air banjir selama beberapa hari, sedangkan yang lain dapat tumbuh di tanah yang telah berubah menjadi asin.

Di masa depan, kata para peneliti, negara akan membutuhkan varietas padi baru yang dapat tumbuh dengan sedikit pupuk, yang sekarang disubsidi secara besar-besaran oleh negara atau harus mentolerir tingkat salinitas yang lebih tinggi lagi.

Kepala ilmuwan di Institut Penelitian Padi Bangladesh, Khandakar M. Iftekharuddaula, mengatakan apa pun yang terjadi dengan iklim, petani perlu memproduksi beras lebih banyak. "Nasi dimakan setiap hari. Ketahanan beras identik dengan ketahanan pangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.