Rendahnya Diagnosa Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes
📅 Senin, 22 Mei 2023, 23:13 WIB | Oleh: OnesKhadilkar bahkan menyebutkan jika NP tidak didiagnosis dan diobati pada tahap awal, biasanya akan berkembang menjadi nyeri neuropatik yang dapat menyebabkan beberapa komorbiditas yang signifikan sehingga mempengaruhi kualitas hidup, kehidupan sosial, dan kehidupan kerja dari pasien tersebut.
Hal ini termasuk depresi, gangguan tidur, kecemasan yang juga membutuhkan pengobatan dan menambah beban ekonomi pada pasien. NP diabetik menyebabkan nyeri secara signifikan dan menjadi masalah serius dalam status pekerjaan dan produktivitas kerja pasien.
"Komunikasi dengan pasien adalah kesempatan dan dokter perawatan primer menjadi pemeran utama dalam mendiagnosis neuropati," ujar Dr. Ankia Coetzee, seorang endokrinologis dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Stellenbosch, Cape Town, Afrika Selatan.
Komunikasi antara dokter dengan pasien menjadi penting mengingat sejumlah pasien mungkin mengalami kesulitan dalam menggambarkan gejala mereka dengan baik, menyelidiki secara proaktif ciri-ciri NP seperti mati rasa, sensasi kesemutan, nyeri menusuk, atau sensasi kejutan listrik dapat menjadi titik awal yang baik dalam menunjukkan gejala.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengujian sensori yang mudah dilakukan seperti pengujian persepsi getaran, uji tusuk jarum, uji monofilamen, dan lainnya tidak akan memakan waktu lebih dari beberapa menit dan membantu dalam diagnosis, sementara tes laboratorium dapat membantu memperinci diagnosa.
Pengobatan dan pencegahan
Dr. Inna Eiberger selaku Direktur Medis Global P&G Health Nerve Care Franchise menyatakan bahwa salah satu jenis vitamin yang bisa dikonsumsi sebagai bentuk terapi bahkan pencegahan NP adalah vitamin B neurotropik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Vitamin B neurotropik sangat penting untuk kesehatan saraf dan mendukung regenerasi saraf. Vitamin B1 menyediakan energi bagi saraf, vitamin B6 membantu transmisi sinyal dalam saraf, sedangkan vitamin B12 mendukung regenerasi saraf," jelas Eiberger.
Studi in vitro yang dimulai oleh P&G Health menunjukkan bahwa ketika vitamin B1, B6, dan B12 ditambahkan ke kultur saraf dengan sel saraf sehat, terjadi peningkatan panjang total neurit sebesar 124 persen dan peningkatan luas total sel utama sebesar 55 persen.
Jaringan saraf dari sel-sel yang diberi nutrisi dengan B1, B6, dan B12 juga mengalami peningkatan dua kali lipat. Percobaan in vitro lebih lanjut telah membuktikan bahwa Vitamin B1, B6, dan B12 mendukung pemulihan sel saraf setelah kerusakan sel saraf.
Selain pengetahuan tentang kondisi ini, informasi tentang siapa yang berisiko, konsekuensi NP terkait penurunan kualitas hidup dan peningkatan risiko ulkus kaki perlu disampaikan kepada masyarakat, untuk mendorong rujukan diri yang lebih awal. Setelah diagnosis NP dilakukan dengan baik, penting untuk mengedukasi pasien mengenai bahaya NP.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!