Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mereka Bukan Figuran

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 17:04 WIB | Oleh:
Mereka Bukan Figuran Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Timnas basket putri Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023. Tim basket putri Indonesia melakukan selebrasi usai mengalahkan tim basket Singapura pada pertandingan Basket 5X5 SEA Games 2023 di Elephant Hall 2, Morodok Techo Indoor Sports Center, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (14/5/2023). Tim bola basket putri Indonesia berhasil mendapatkan medali emas usai mengalahkan Singapura dengan skor 86-39.

JAKARTA - Untuk beberapa cabang olahraga populer seperti sepak bola dan bola basket, tim putri memang kalah pamor.

Coba sebutkan siapa yang kemarin tergila-gila, berteriak histeris, atau terharu saat Timnas Sepak Bola U-22 Indonesia menyabet emas di SEA Games dengan menghajar Thailand 5-2, tapi juga turut menonton pertandingan sepak bola putri.

Jangankan Timnas Sepak Bola Putri Indonesia,fansManchester United garis keras pun belum tentumenonton Ella Toone berlaga bersama Manchester United Women FC secara reguler.

Pada cabang olahraga bola basket, Los Angeles Lakers yang menjadi juara NBA sebanyak 17 kali pun tak ada tim putrinya. Lakers Girls hanya muncul di lapangan pada pertengahan laga untuk bersorak sorai menyemangati LeBron James dkk. Lakers Girls memang tak lebih dari grup pemandu sorak.

Di olahraga bola basket Indonesia, nasibnya tak jauh berbeda. Klub-klub basket, seperti Satria Muda, Prawira Harum, Dewa United pun tak ada tim untuk kaum hawa.

Bagaimana mau membuat tim kalau kompetisi bola basket putri pun tak terselenggara di Tanah Air?

Akan tetapi, terlepas dari ketiadaan itu semua, Timnas Bola Basket Putri Indonesia bisa jadi juara di Asia Tenggara dengan membawa pulang medali emas pada SEA Games Kamboja 2023. Tidak main-main, bahkan mereka menjadi jawara secara sempurna dengan menjadi tim tak terkalahkan di Kamboja, The Invicible.

Enam negara dilibas tanpa ampun di perhelatan olahraga terbesar Asia Tenggara.

Dimulai dengan mengalahkan Vietnam 67-62 di gim pembuka, menang tipis atas Thailand 70-69, menaklukkan Malaysia 85-57, menghancurkan Filipina 89-68, menghajar Kamboja 100-54, dan terakhir menumbangkan Singapura 86-39.

Cerita kemenangan tim basket putri pun bukan sekadar perihal meraih emas, tapi juga tentang rekor dan sejarah yang dipersembahkan untuk Ibu Pertiwi.

Tim basket putri Indonesia disebut-sebut dikutuk dengan tak pernah menang di gim pertama SEA Games. Di Kamboja, para perempuan Indonesia ini membuktikan itu mitos belaka.

Di Kamboja pula, sejarah terukir untuk Indonesia di bidang olahraga. Ini adalah emas pertama yang pernah didapatkan oleh Tim Bola Basket Putri selama Indonesia mengikuti kompetisi olahraga Asia Tenggara tersebut.

Emas pertama setelah 64 tahun SEA Games diselenggarakan, atau 46 tahun setelah Indonesia berpartisipasi dalam ajang olahraga negara-negara ASEAN.

Sebelumnya, capaian medali Timnas Bola Basket Putri selama SEA Games tidak pernah lebih bagus dari perak. Pada tahun 1991 di Quezon City meraih perak, tahun 1997 di Jakarta mendapat perunggu, pada 2015 di Singapura dapat perak, meraih perunggu pada 2017 di Kuala Lumpur, perunggu lagi di Filipina pada 2019, dan medali perak pada 2021 di Hanoi.

Adelaide Callista Wongsohardjo, Agustin Gradita Retong, Clarita Antonio, Dewa Ayu Made Sriharta Kusuma, Dyah Lestari, Henny Sutjiono, Kadek Pratita Citta Dewi, Kimberley Pierre Louis, Nathanea Claresta Orville, Peyton Alexis Whitted, Priscilla Annabel Karen, dan Yuni Anggraeni.

Itulah nama-nama pencetak sejarah bola basket putri Indonesia.

Cerita di balik emasKebanyakan orang memang selalu melihat hasil, tanpa tahu seperti apa prosesnya. Timnas Bola Basket Putri jauh dari sorot media, sedikit yang mengenalnya. Berangkat ke Kamboja tanpa diantar, tapi ketika pulang dijemput dan disambut, bahkan diarak keliling Kota Jakarta.

Di balik emas itu ada anak-anak perempuan yang jauh dari orang tuanya selama satu tahun. Di belakang kemenangan itu ada napas yang hampir habis karena dipaksa lari berkali-kali, dan dari semua itu juga ada sekelompok atlet putri yang jatuh sakit berbarengan sampai-sampai dirawat di rumah sakit bersamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.