Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Tengahi Konflik Militer Azerbaijan-Armenia

📅 Sabtu, 20 Mei 2023, 08:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Tengahi Konflik Militer Azerbaijan-Armenia Doc: ANTARA/Reuters/Aziz Karimov
Ket. Tentara Azerbaijan ambil bagian dalam prosesi yang menandai peringatan berakhirnya konflik militer 2020 atas wilayah yang memisahkan diri Nagorno-Karabakh, yang melibatkan pasukan Azerbaijan melawan pasukan etnis Armenia, di Baku, Azerbaijan, 8 November 2021.

MOSKOW - Armenia dan Azerbaijan siap untuk mengakhiri blokade jaringan transportasi, tetapi masih banyak yang harus dilakukan untuk benar-benar memastikan perdamaian antara dua negara tetangga yang bertikai tersebut, kata Menlu Rusia Sergei Lavrov, Jumat (19/5).

Lavrov mengemukakan hal tersebut setelah menjadi penengah dalam pertemuan antara menlu kedua negara.

Rusia membantu memastikan gencatan senjata untuk mengakhiri perang enam pekan pada 2020 lalu, tetapi persetujuan tersebut gagal mencapai perdamaian sepenuhnya karena pasukan kedua negeri masih sering bentrok di sepanjang perbatasan.

Armenia dan Azerbaijan telah berperang sebanyak dua kali dalam 30 tahun terakhir untuk memperebutkan Nagorno-Karabakh, daerah kantong di Azerbaijan, tetapi dihuni mayoritas penduduk etnis Armenia.

Yerevan menuduh Baku memblokir satu-satunya rute jalan yang menghubungkan Armenia dan Azerbaijan.

Armenia dan Azerbaijan dijadwalkan untuk merundingkan pemblokiran jaringan transportasi dalam sebuah pertemuan pekan depan, di mana Rusia juga akan hadir sebagai penengah.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Kamis lalu setuju untuk pembicaraan damai di Moskow pada 25 Mei mendatang dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, serta Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut kantor berita Interfax.

Namun, selama pembicaraan antara kedua menlu pada Jumat, kedua negara mengakui bahwa tidak ada kemajuan yang dicapai baik terkait perselisihan soal jaringan transportasi dan perbatasan, maupun kemajuan mengenai situasi keamanan di Karabakh.

"Memang sulit untuk mencapai kesepakatan tentang aspek-aspek yang spesifik dalam perjanjian perdamaian," kata Lavrov mengakui.

Armenia yang mempunyai perjanjian kerja sama pertahanan dengan Rusia, sudah berulang kali mengimbau Moskow agar menggunakan pasukan penjaga perdamaian mereka untuk menghentikan apa yang mereka sebut "pelanggaran berat" oleh Azerbaijan terhadap kesepakatan damai 2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.