Raharjati Ingin Pecahkan Rekor Dunia Usai Raih Medali Emas IFSC

Senin, 08 Mei 2023, 15:59 WIB

JAKARTA - Atlet panjat tebing Indonesia Raharjati Nursamsa memasang target memecahkan rekor dunia setelah dirinya berhasil meraih medali emas pada nomor speedputra di International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2023 Jakarta atau Piala Dunia Panjat Tebing 2023 Jakarta 6-7 Mei yang dimainkan di Lot 6 Gelora Bung Karno (GBK).

Rekor dunia nomorspeedputra saat ini dipegang oleh rekan senegara Jati yaitu Veddriq Leonardo dengan catatan waktu 4,9 detik saat bertanding di kejuaraan dunia tahun ini seri kedua yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan pada 28-30 April yang lalu.

Ket. Foto: Raharjati Nursamsa saat memamerkan medali emas yang ia dapat di ajang IFSC World Cup 2023 Jakarta 6-7 Mei di Lot GBK. — Sumber: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

"Target saya mecahin rekor sih. Rekor dunia. Mudah-mudahan bisa," kata Jati kepada awak media, Minggu malam.

Jati berhasil meraih emas di ajang kejuaraan panjat tebing dunia seri Jakarta setelah mencatatkan waktu 5,11 detik, mengalahkan atlet asal China Xinshang Wang yang memiliki catatan waktu 5,14 detik.

Mengomentari keberhasilan meraih emas, atlet 22 tahun itu sudah memprediksi dirinya bakal menjadi yang terbaik karena sudah mempunyai persiapan yang maksimal.

"Alhamdulillah, kalo melihat latihan saya nyangka sih. Soalnya saya mempersiapkan untuk ini," kata Jati.

"Kalo tidak ada lomba saya seminggu empat kali saya latihan. Kalo ada lomba hampir setiap hari latihan," lanjutnya.

Jati bukan merupakan atlet unggulan nomorspeedputra dalam ajang IFSC World Cup 2023 Jakarta. Meski demikian, atlet kelahiran 8 Januari 2021 itu tidak patah semangat dan tetap fokus terhadap pertandingan dan juga mengerahkan performa terbaik.

"Kalo saya sih fokus pertandingan aja, urusan hasil kan bukan saya nentuin. Jadi saya fokus manjat maksimal udah gitu aja. Fokus mengeluarkan kemampuan saya sendiri," kata Jati.

Lebih lanjut, perjalanan Jati meraih medali emas hampir gagal atau terhenti di babak 16 besar karena mencatatkan waktu terburuk kedua di putaran final yaitu 8,91 detik.


Beruntungnya, di saat yang sama lawannya dari Italia Matteo Zurloni gagal finish dan hal ini membuat Jati melaju ke babak selanjutnya. Setelah itu, penampilan Jati membaik karena berhasil menorehkan 5,11 detik di delapan besar, 5,27 detik di semifinal, dan 5,11 detik di partai final.

Menanggapi catatan buruknya di 16 besar tersebut, Jati mengatakan dirinya sempat goyah karena pengaruh faktor eksternal yang tidak bisa ia kendalikan seperti turunnya hujan divenueacara sebelum putaran final berlangsung.

"Kalo menurut saya paling berat melawan diri sendiri, makanya tadi pas 16 besar sempat goyah karena apa ya, karena kayak apa gitu kan faktor x nya kan banyak. Jadi saya tidak bisa mengendalikan itu," kata Jati.

Berkat raihan emasnya ini, Jati direncanakan akan diproyeksikan oleh Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid untuk diikutsertakan ke pelatnas panjat tebing agar kemampuannya lebih berkembang.

"Sepertinya akan kita akan coba, saya tentunya akan bicara dengan coach tentang ini, tapi saya rasa melihat talenta dari Jati sendiri luar biasa sekali, sehingga sedapat mungkin harus kita pupuk dan kita masukin pelatnas agar bisa lebih berkembang lagi," kata Yenny Wahid. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Gembong

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.