Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Charles III Dinobatkan sebagai Raja Inggris Pertama Sejak 1953

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bunga musiman dan dedaunan dari Isle of Skye yang dilanda angin di barat laut Skotlandia hingga Cornwall di ujung pantai barat daya Inggris, akan memenuhi biara.

Plastik sekali pakai dan busa bunga dilarang dan semua bunga akan disumbangkan untuk amal membantu orang tua dan rentan.

Jubah upacara dari penobatan sebelumnya akan digunakan kembali, dan minyak urapan akan menjadi vegan.

Penentang

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menggambarkan penobatan itu sebagai "ekspresi kebanggaan akan sejarah, budaya, dan tradisi kita".

"Momen kebanggaan nasional yang luar biasa", katanya, adalah "pertunjukan nyata dari karakter modern negara kita dan ritual yang disayangi untuk melahirkan era baru".

Tetapi tidak semua orang yakin: jajak pendapat menunjukkan berkurangnya dukungan untuk monarki, terutama di kalangan anak muda, dengan seruan untuk memodernisasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.

Partai Republik yang menginginkan kepala negara terpilih berjanji untuk melakukan protes, mengangkat plakat bertuliskan "Bukan rajaku".

Di luar negeri, masa Charles sebagai raja turun temurun dan kepala negara 14 negara Persemakmuran terlihat semakin rapuh.

Jamaika dan Belize minggu ini mengisyaratkan mereka bergerak menjadi republic. Sementara Australia, Kanada, dan lainnya mungkin pada akhirnya akan mengikuti.

Sementara itu, warga Inggris yang berjuang dengan melonjaknya biaya hidup mempertanyakan mengapa pembayar pajak harus membayar untuk upacara penobatan itu, dengan biaya diperkirakan lebih dari £100 juta (126 juta dolar AS).

Pendukung

Namun kerumunan besar penggemar kerajaan di The Mall di luar Istana Buckingham menunjukkan bahwa para bangsawan masih memiliki peran sentral dalam budaya dan sejarah Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.