Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Terima Penghargaan Sekolah Penggerak

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 04:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Terima Penghargaan Sekolah Penggerak Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menerima piagam penghargaan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimplementasikan program sekolah penggerak bertepatan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Museum Digital Gedung Juang Tambun Selatan, Selasa (2/5).

BEKASI - Dinilai responsif dan akseleratif, Pemerintah Kabupaten Bekasi meraih penghargaan program sekolah penggerak. Informasi ini disampaikan penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdani, Rabu (3/5). "Penghargaan ini berkat komitmen, dukungan, serta pencapaian kinerja dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi," ujarnya.

Dani Ramdanmengatakan ini berarti pemkab kuat mendukung dan mendorong implementasi pelaksanaan program sekolah penggerak. "Dari sisi program belajar kita dapat penghargaan karena dinilai sudah sangat responsif dan akseleratif. Tentu ini harus terus kita tingkatkan, paling tidak dipertahankan untuk tahun-tahun ke depan," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai 2022 telah menerapkan Kurikulum Merdeka bagi sekolah-sekolah dengan didukung platform merdeka mengajar. Ini dapat diakses oleh para guru sebagai komitmen mendukung optimalisasi pelaksanaan program sekolah penggerak. "Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program sekolah penggerak Kemendikbud Ristek dan dirasa layak untuk ditiru oleh pemerintah daerah lain," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan kebijakan Kurikulum Merdeka Mengajar merupakan langkah Pemkab Bekasi mentransformasi sistem pendidikan yang selama ini dijalankan. Tujuannya agar dapat mewujudkan sumber daya manusia unggul berprofil pelajar Pancasila.

Menurut dia, kurikulum tersebut sejalan dengan program sekolah penggerak yang mengharuskan sekolah negeri maupun swasta bergerak satu hingga dua tahap lebih maju. Semua harus terintegrasi sampai seluruh sekolah di Indonesia mengimplementasikan program ini.

Imam menyebutkan memasuki angkatan ketiga program ini, 23 sekolah di Kabupaten Bekasi telah menyusul dalam melaksanakan program sekolah penggerak. "Sebelumnya, pada angkatan kedua ada 100 sekolah negeri dan swasta yang masuk dalam program ini. Untuk angkatan ketiga ini ada 23 sekolah yang masuk," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.