Tim Labfor Polda Jatim Uji Laboratorium terkait Penyebab Kebakaran Malang Plaza
Kamis, 04 Mei 2023, 14:40 WIBMALANG - Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan uji laboratorium terhadap sejumlah sample untuk menyelidiki penyebab kebakaran pusat perbelanjaan Malang Plaza di Kota Malang.
Kasubdit Fiskom Bidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol. Joko Siswanto di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan terkait apa yang menjadi penyebab utama kebakaran hebat yang terjadi pada Selasa (2/5) dini hari tersebut.
"Kami belum berani mengambil kesimpulan, karena harus dilakukan uji laboratorium," ucap Joko.
Joko menjelaskan, ada sejumlah sample yang diambil dari lantai satu hingga lantai tiga dari gedung yang terletak di Jalan Agus Salim, Kecamatan Klojen itu. Proses uji laboratorium diperkirakan membutuhkan waktu berkisar antara tujuh hingga sepuluh hari.
Sejumlah sample yang akan dilakukan uji laboratorium antara lain adalah arang abu dan sejumlah kabel yang terbakar. Uji laboratorium itu untuk memastikan apakah sample itu terbakar dari sisi luar atau dari bagian dalam.
"Yang kami ambil ada arang abu, dan kabel. Kabel itu sendiri akan kami uji, apakah terbakar dari luar atau dari dalam. Baru setelah itu akan ada kesimpulan," tuturnya.
Menurutnya, tim Labfor Polda Jawa Timur juga telah melakukan penyisiran pada lantai satu hingga lantai tiga pada bangunan yang terbakar itu. Penyisiran bertujuan untuk mencari pola perambatan api yang menyebabkan kebakaran pada seluruh gedung yang dibangun pada 1984 itu.
"Penyisiran mulai dari lantai satu, dua dan tiga. Titik yang mengalami kerusakan kita sisir, dan juga kami mencari pola perambatan api," ujarnya.
Pusat perbelanjaan Malang Plaza terbakar pada Selasa dini hari (2/5) sekitar pukul 00.30 WIB. Pusat perbelanjaan tersebut merupakan salah satu sentra jual beli telepon genggam dan juga terdapat ritel pakaian dan bioskop.
Berdasarkan data sementara, di pusat perbelanjaan itu ada kurang lebih sebanyak 63 unit kios yang terbakar, selain juga area pusat perbelanjaan pakaian, bioskop dan tempat berjualan makanan atau pujasera.
Selain itu, masih berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp56 miliar, namun belum termasuk kerugian dari bioskop Cinema 21, Variety Department Store dan nilai bangunan itu sendiri.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Loyo Lagi, Terombang-Ambing Drama Tarif AS!
-
Beredar Video Perusuh Mulai Datangi Markas Brimob Polda Jatim di Ngindensemolo Surabaya
-
Bank Indonesia: Harga Pangan Jadi Tantangan Utama Pengendalian Inflasi 2026
-
Penemuan Makanan Kedaluwarsa di Kabupaten HSS
-
Polda Jatim Turunkan Tim Selidiki Ledakan Rumah Polisi di Mojokerto
-
Keterlaluan, Gunakan AI Deepfake Tiga Orang Ini Palsukan Video Gubernur Jatim, Gubernur Jateng, dan Gubernur Jabar untuk Menipu!
-
Dorong Kreativitas, Pegawai Setjen MPR RI Ikuti Kegiatan Workshop Chunky Bag
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.