Bikin Panjang Umur, Ini Segudang Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan
Rabu, 03 Mei 2023, 13:50 WIBBaik saat membuat sup atau membumbui salad, minyak zaitun adalah salah satu bahan yang membuat semuanya terasa lezat. Nyatanya, minyak zaitun sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Lebih dari sekadar bumbu atau bahan makanan, minyak zaitun mengandung nutrisi dan senyawa penting untuk kesehatan tubuh. Faktanya, jika dinikmati dalam jumlah sedang (satu porsi sekitar satu sendok makan minyak), minyak zaitun adalah salah satu bahan utama dari rencana makan sehat yang banyak dipuji seperti diet Mediterania, dan secara umum dianggap sebagai salah satu makanan terbaik untuk umur panjang yang dapat Anda temukan.
Apa sebenarnya yang ditawarkan minyak zaitun yang membuatnya menjadi makanan super yang lengkap? Ahli diet menguraikan manfaat kesehatan minyak zaitun yang paling penting, mulai dari sifat anti-inflamasi hingga lemak yang menyehatkan jantung.
Dilansir dari Real Simple, berikut alasan minyak zaitun bisa menyehatkan tubuh.
- Kaya antioksidan
Menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan Anda adalah cara yang lezat untuk mendapatkan antioksidan. Menurut ahli diet terdaftar Maddie Pasquariello, MS, RDN, minyak zaitun mengandung antioksidan kuat seperti flavonoid, oleuropein, dan hidroksitirosol-yang secara kolektif dikenal sebagai senyawa fenolik.
"Antioksidan adalah bagian penting dari sistem pertahanan tubuh, membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan," kata Pasquariello.
Radikal bebas adalah molekul yang, jika berada dalam kadar tinggi, dapat menyebabkan stres oksidatif, faktor utama dalam perkembangan penyakit kronis seperti kanker dan diabetes tipe 2. Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan adalah cara cerdas untuk melindungi tubuh Anda dari dampak stres oksidatif.
- Mengurangi peradangan
Karena senyawa fenolik dalam minyak zaitun melawan stres oksidatif, senyawa ini juga mengurangi peradangan-karena stres oksidatif dapat menyebabkan peradangan yang signifikan (dan sebaliknya).
"Minyak zaitun-khususnya minyak zaitun extra-virgin-juga mengandung asam lemak tak jenuh, yang mengurangi [peradangan]," katanya.
Hal ini karena minyak zaitun extra-virgin mengalami proses pengolahan, penyulingan, atau pemurnian yang minimal.
Lemak utama dalam minyak zaitun adalah asam oleat, yang menghambat sitokin (protein yang memicu peradangan dalam tubuh) dan menekan jalur stres yang mengaktifkan senyawa pro-inflamasi. Efek anti-inflamasi ini
"Penting untuk kesehatan secara keseluruhan karena peradangan dikaitkan dengan banyak penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas," kata ahli diet Kristen Carli, MS, RD.
- Mengandung lemak sehat yang dapat menurunkan kolesterol darah.
Khususnya ketika digunakan sebagai pengganti lemak jenuh, minyak zaitun dapat membantu menjaga kolesterol darah.
"Hanya dengan menambahkan lebih banyak minyak zaitun ke dalam makanan Anda tidak serta merta akan menurunkan kolesterol Anda, tetapi jika Anda sudah mengonsumsi makanan yang tinggi asam lemak jenuh, mengganti asam lemak tak jenuh yang ditemukan dalam makanan seperti minyak zaitun [merupakan] awal yang baik," kata Pasquariello.
Perlu juga dicatat bahwa mengelola kolesterol melalui makanan tidak hanya dengan beralih ke minyak zaitun, karena makanan seperti sayuran dan protein tanpa lemak juga memiliki dampak yang sama besarnya.
Meskipun demikian, manfaat penurun kolesterol dari minyak zaitun cukup mengesankan. Menurut Pasquariello, lemak tak jenuh dalam minyak zaitun dapat menurunkan kolesterol LDL ("jahat") sekaligus meningkatkan kolesterol HDL ("baik"). Kolesterol HDL
"Mengais-ngais kolesterol 'bebas' dalam tubuh untuk mengeluarkannya dari tubuh, sehingga menurunkan kolesterol darah secara keseluruhan," jelasnya.
Ini adalah kuncinya karena kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, tetapi mengganti lemak jenuh-yang ditemukan dalam makanan hewani-dengan minyak zaitun (dan mengonsumsi makanan sehat jantung lainnya) dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
- Mendukung fungsi kekebalan tubuh.
Berkat kandungan senyawa fenoliknya yang tinggi, minyak zaitun merupakan makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sehat.
"Senyawa fenolik mendukung produksi sel darah putih, sel kekebalan tubuh yang membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh," kata Carli.
Sel-sel ini juga bertanggung jawab untuk membersihkan dan melawan kuman penyebab penyakit, sehingga membuat Anda tetap sehat. Ditambah lagi, minyak zaitun merupakan sumber vitamin E yang sangat baik, nutrisi penting dan antioksidan yang mendukung dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
-
Tabrak Kendaraan di Landasan Bandara New York, Pilot dan Kopilot Air Canada Tewas
-
Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia
-
Jalur KRL Cikampek dan Sukabumi Mulai Digeber 2026, Cek Rutenya di Sini
-
Budaya dan Wisata Singkawang Tampil di Ajang Timeless Harmony
-
Mendag Buka Data: Ribuan Pengaduan Konsumen Jadi Alarm Perdagangan Nasional
-
KKP Sebut Ekspor Udang RI Tetap Meningkat, meski Diterpa Isu Terpapar Radioaktif Cs-137
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.