Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Batasi Operasional Angkutan Barang di Jalur Mudik Hingga 2 Mei

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 19:58 WIB | Oleh:
Dishub Batasi Operasional Angkutan Barang di Jalur Mudik Hingga 2 Mei Doc: ANTARA/HO-Dishub Bantul.
Ket. Ilustrasi kendaraan angkutan barang.

BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membatasi operasional angkutan barang selain kendaraan pengangkut bahan kebutuhan pokok di jalur mudik Idul Fitri 1444 Hijriah hingga 2 Mei 2023.

"Untuk distribusi bapokting (bahan pokok penting) tidak ada pembatasan, akan tetapi angkutan barang di luar bapokting misalnya untuk tambang, pasir dan sebagainya itu sudah dibatasi secara nasional mulai 15 April sampai 2 Mei," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Minggu.

Menurut dia, pembatasan operasional angkutan barang atau kendaraan besar yang melintasi jalur mudik tersebut sebagai upaya agar tidak semakin menambah kepadatan atau kemacetan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2023.

"Jadi, nanti ketika terjadi kemacetan lalu lintas, kendaraan kendaraan di luar ketentuan bapokting itu kita berhentikan," katanya

Di mengatakan, sementara untuk yang kendaraan-kendaraan angkutan bahan pokok penting tidak dilakukan pembatasan, agar distribusi bahan pokok ke masyarakat maupun pasar tidak terkendala selama libur Lebaran.

Lebih lanjut, dia mengatakan, pada arus mudik Lebaran 2023, jalur mudik di Jalan Wates Sedayu, dan Jalan Raya Srandakan yang merupakan jalur masuk Bantul dari arah Kulon Progo, mengalami kepadatan arus kendaraan pada 19 April dan 20 April.

"Jalur tersebut karena memang menjadi pintu masuk utama ke Kabupaten Bantul, sehingga lonjakan lonjakan kepadatan arus melalui jalur itu, dan sudah kita siapkan antisipasinya termasuk jalur-jalur alternatifnya," katanya.

Dia mengatakan, seperti kendaraan yang datang dari Jalan Sedayu Wates kalau ke wilayah Bantul, alternatifnya bisa melalui jalan Sedayu Pajangan, begitu juga sebaliknya untuk arus balik Lebaran.

"Kemudian yang datang dari arah Srandakan bisa lurus melalui Jalan Srandakan Palbapang, juga bisa melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang akan melewati Jembatan Kretek II itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.