Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinar Ultraviolet Disebut jadi Penyebab Utama Kanker Kulit Melanoma

📅 Sabtu, 22 Apr 2023, 15:20 WIB | Oleh:
Sinar Ultraviolet Disebut jadi Penyebab Utama Kanker Kulit Melanoma Doc: Shutterstock
Ket. Ilustrasi.

Meski penyebab pasti dari semua melanoma tidak jelas, paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari atau lampu tanning dapat meningkatkan risiko terkena melanoma.

Sebagai informasi, melanoma sendiri merupakan jenis kanker kulit berkembang ketika melanosit atau sel yang menghasilkan melanin, yakni pigmen yang memberi warna pada kulit, mulai tumbuh tak terkendali.Meski kasus melanoma lebih jarang, American Cancer Society menyebut bahwa kanker kulit jenis ini lebih berbahaya karena kemungkinan besar menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak terdeteksi dan diobati sejak dini.

Sementara sinar UV hanya merupakan bagian yang sangat kecil dari sinar matahari, mereka adalah penyebab utama terjadinya kerusakan pada kulit akibat sinar Matahari. Pasalnya, sinar UV merusak DNA di dalam sel kulit. Terkadang kerusakan ini memengaruhi gen tertentu yang mengontrol bagaimana sel tumbuh dan membelah. Jika gen ini tidak lagi berfungsi dengan baik, sel yang terkena bisa menjadi sel kanker.

Risiko melanoma juga meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Adapun, usia rata-rata orang ketika didiagnosis dengan melanoma adalah 65 tahun. Tetapi melanoma tidak jarang terjadi di antara mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Berbicara kepada Washington Post, Ida Orengo selaku profesor dan ketua dermatologi di Baylor College of Medicine, menjelaskan kerusakan DNA akibat sinar UV sebenarnya dapat diperbaiki sebelum menjadi kanker. Namun, ketika memasuki usia 40 ke atas, seseorang menjadi lebih berisiko terkena melanoma karena sistem kekebalan tubuh secara alami mulai kurang efektif yang membuatnya sulit memperbaiki kerusakan DNA yang terjadi akibat sinar UV.

"Saat Anda terbakar sinar matahari, sinar ultraviolet masuk ke kulit Anda dan merusak DNA di dalam sel kulit. Kemudian sistem kekebalan Anda masuk ke sana dan berkata, 'Ya ampun, kita harus memperbaiki kerusakan ini sebelum kanker dimulai,' Sistem kekebalan memperbaiki kerusakan. Itu mungkin terjadi berulang kali - sampai Anda memasuki usia 40-an, 50-an, dan 60-an ketika sistem kekebalan Anda secara alami mulai kurang efektif. Ketika DNA rusak lagi, sistem kekebalan Anda tidak dapat memperbaikinya, dan kanker tumbuh," jelas Orengo.

Beberapa kerusakan DNA akibat paparan sinar UV mungkin terjadi dalam beberapa tahun sebelum kanker muncul, tetapi sebagian besar dapat disebabkan oleh paparan yang terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Anak-anak sering mendapatkan banyak paparan sinar matahari yang intens yang mungkin tidak menyebabkan kanker sampai bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun kemudian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.