RI Prioritaskan Penguatan Prakarsa Asean Outlook Terkait Indo-Pasifik
Kamis, 20 Apr 2023, 00:00 WIBJAKARTA - Salah satu prioritas Indonesia dalam Keketuaan Asean 2023 adalah memperkuat prakarsa Asean Outlook tentang Indo-Pasifik melalui kerja sama pembangunan yang konkret dan inklusif. Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.
"Dengan pendekatan ini, Asean seperti halnya Indonesia, memprioritaskan empat bidang kerja sama di kawasan, yaitu kerja sama maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) 2030, dan ekonomi," kata Suharso saat melakukan pertemuan bilateral bersama Presiden Kelompok Persahabatan Antarparlemen Prancis-Indonesia dan Timor Leste, Marc-Philippe Daubresse, dikutip dari laman resmi Instagaram @suharsomonoarfa, Jakarta, Rabu (19/4).
Menurut Suharso, Indonesia telah bekerja sama dengan beberapa negara di Asia-Pasifik dalam hal kerja sama triangular untuk kawasan Indo-Pasifik dan akan membuka kemitraan lain yang dapat dijajaki, termasuk dengan Prancis.
Mengenai kerja sama pembangunan dengan Prancis, seperti dikutip dari Antara, Kepala Bappenas mengharapkan dapat memperkuat dan memperluas hubungan bilateral Indonesia terutama di beberapa area fokus prioritas, seperti sektor maritim, iklim, dan rendah karbon.
"Dalam teknologi digital dan Information Technology (IT)), saya juga berharap agar dapat memperluas kerja sama dalam eco-fishing pelabuhan, kapal penelitian keanekaragaman hayati laut, sistem meteorologi maritim, penguatan layanan iklim, pusat data, digitalisasi sistem penyiaran, serta fasilitas hibah untuk mempromosikan pembangunan rendah karbon di darat dan laut," ungkapnya.
Sejumlah Kerja Sama
Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan Prancis yang telah dirintis terutama di bidang kelautan dan perikanan, pertahanan, ekonomi kreatif, serta riset dan teknologi.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis pun semakin diperkuat dengan finalisasi pembelian beberapa alutsista Prancis oleh Indonesia.
Selain itu, terdapat pula potensi tambahan pembelian alutsista lebih lanjut," ucap Suharso.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia memprakarsai disusunnya deklarasi para pemimpin negara Asean dalam rangka menghadapi ancaman krisis pangan guna memperkuat dorongan strategis bagi seluruh pemangku kepentingan mengenai urgensi membangun mekanisme penguatan ketahanan pangan, memperkuat rantai pasokan regional dan pertanian yang berkelanjutan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Kebakaran Hanguskan Gudang Katering di Ragunan, Jaksel
-
Hasil Liga Italia: Imbang tanpa Gol, AC Milan dan Juventus Tak Beranjak di Klasemen
-
Edukasi Gigi dan Mulut di Sekolah, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Sejak Dini
-
Ini Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-29: Newcastle vs Manchester United & Wolves vs Liverpool
-
Lebaran Lebih Awal, Ribuan Warga Jember-Bondowoso Sudah Gelar Shalat Id Hari Ini
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
Pemkot Surabaya Gandeng Koso Nippon Dorong UMKM Jatim Naik Kelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.