Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Pelayanan Makin Baik, Kemenkeu: Realisasi Anggaran di Bidang Kesehatan Meningkat 28,1 Persen

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 06:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Pelayanan Makin Baik, Kemenkeu: Realisasi Anggaran di Bidang Kesehatan Meningkat 28,1 Persen Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan realisasi anggaran pemerintah kepada awak media dalam konferensi pers APBN KITA Edisi April 2023, Jakarta, Senin (17/4/2023).

Jakarta - Semoga pelayanan makin baik. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan realisasi anggaran di bidang kesehatan meningkat sebesar 28,1 persen per Maret 2023.

Pemerintah mencatat telah merealisasikan anggaran di bidang kesehatan sejumlah Rp28,5 triliun.

"Kalau kita lihat 3 tahun terakhir ini, sudah lebih tinggi daripada 2021 saat pandemi terjadi, lebih tinggi daripada 2022 yang hanya Rp22,2 triliun. Bahkan, mendekati pada saat belanja pandemi yang sangat tinggi pada tahun 2021. Oleh karena itu, kita lihat belanja kesehatan kita tumbuh 28,1 persen meskipun pandemi sudah dinyatakan mengalami transisi ke endemi," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (17/4).

Untuk pemanfaatan anggaran di bidang kesehatan melalui belanja kementerian/lembaga (K/L),Sri Mulyanimenyebutkan sebesar Rp18,3 triliun. Melalui belanja non-K/L sebesar Rp2,5 triliun, sedangkan melalui belanja transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp8,9 triliun.

Pemanfaatan melalui belanja TKDuntuk operasional 9.016 puskesmas, 5.140 balai penyuluhan KB, penyediaan alat antropometri di 4.965 puskesmas, pembangunan balai penyuluhan KB 1.017 unit, serta Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Stunting sejumlah 10.280 unit

Selain itu, Sri Mulyani juga memaparkan realisasi anggaran untuk bidang prioritas lainnya.

Untuk bidang ketahanan pangan, sebesar 5,5 triliun. Angka tersebut menurun 1,8 persen. Untuk pemanfaatan melalui belanja K/L, sebesar Rp5,4 triliun, dan TKD sebesar Rp0,1 triliun.

"Kita mengeluarkan Rp5,5 triliun itu sedikit menurun daripada tahun sebelumnya. Pemanfaatannya dimulai dari membangun bendungan, jaringan irigasi, hingga memberikan bantuan kepada para peternak, dan juga kepada asuransi pertanian karena mereka menghadapi musim yang tidak pasti," jelasnya.

Untuk bidang sosial, Pemerintah membantu Rp74,7 triliun, atau menurun sebesar 7,7 persen daripada tahun lalu. Pemanfaatan melalui belanja K/L sebesar Rp35,9 triliun, melalui belanja non-K/L sebesar Rp37,5 triliun, serta belanja TKD sebesar Rp1,1 triliun.

Sri Mulyani lantas menjelaskan realisasi anggaran di bidang pendidikan mencapai Rp119,1 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 29,9 persen. Pemanfaatan melalui belanja K/L sebesar Rp28,3 triliun, melalui belanja non-K/L sebesar Rp249,4 miliar, dan belanja TKD sebesar Rp75,5 triliun.

"Untuk belanja pendidikan mengalami kenaikan yang luar biasa, 29,9 persen naik dari tahun lalu, dan kalau dilihat dari levelnyaRp119 triliun itu adalah level tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Pemanfaatannya dari mulai untuk gaji pengajar, beasiswa, biaya operasi sekolah, sampai tunjangan untuk profesi guru yang PNSmaupun non-PNS," ujar Sri Mulyani.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah telah merealisasikan anggaran tematik sebesar 42,4 triliun, meningkat tipis 1,8 persen.

Untuk pemanfaatannya, sebesar Rp22,4 triliun digunakan melalui belanja K/L, Rp14,0 triliun melalui TKD, serta melalui pembiayaan sebesar Rp6,0 triliun untuk penyaluran pembiayaan perumahan kepada 16.647 unit rumah.

"Kita juga membangun fasilitas air bersih karena ini sangat sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar mereka bisa tumbuh dan sehat dengan mendapatkan akses air bersih," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.