Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Perampokan dengan Modus Penggunaan Kecubung Berhasil Diungkap Polisi

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 21:05 WIB | Oleh:
Kasus Perampokan dengan Modus Penggunaan Kecubung Berhasil Diungkap Polisi Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (13/4).

JAKARTA - Polda Metro Jaya melalui Subdit Reserse Mobile (Resmob) mengungkap kasus perampokan sopir transportasi daring dengan modus menggunakan kecubung yakni tanaman perdu yang bijinya memabukkan apabila dikonsumsi.

"Perampokan sopironlineberinisial S (46) dengan modus tersangka membawa sopir berjalan dulu, kemudian diberi makan, yang ternyata makanannya telah dicampur kecubung, " kata Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly saat diwawancarai di Jakarta, Kamis.

Titus menjelaskan efek kecubung ini membuat korban mabuk, ketika korban tersebut mabuk kemudian diturunkan di rest area Cibubur, kemudian ditinggal.

"Ketika ditinggalkan di jalan tol, kemudian korban berjalan dalam kondisi mabuk dan tertabrak oleh kendaraan lain hingga meninggal, " katanya.

Titus juga menjelaskan ini adalah modus baru yang kami temui dalam penanganan kasus selama ini.

"Kami betul-betul melakukan penyelidikan yang mendalam semoga cepat tertangkap, " katanya.???????

Titus juga menjelaskan tersangka sudah mulai teridentifikasi dan segera dilakukan penangkapan supaya tidak adakorban lagi.

"Dugaan awal tersangka kemungkinan lebih dari satu atau dua orang, tapi ini masih akan berkembang," katanya.

Titus juga menjelaskan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, korban pernah menyewa satu kali oleh pelaku melalui aplikasi online.

"Pemesanan kedua dan ketiga lewat media sosial atau Whatsapp pribadi, membuat tersangka tidak terdeteksi di aplikasi. Kemudian membuat juga korban merasa percaya karena sudah berinteraksi sebelumnya. Jadi ketika jalan, berhenti di suatu tempat membeli nasi padang, tanpa sadar sudah diberi racun kecubung yang membuat korban tidak sadar, " katanya.

Sebagai informasi kasus tersebut terjadi pada Senin (20/3) di KM 11+100 Tol Jagorawi, Cipayung, Jakarta Timur, sekitar pukul 05.27 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.