Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Truk pengangkut aspal tak kuat menanjak, terjun ke jurang

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 21:34 WIB | Oleh:
Truk pengangkut aspal tak kuat menanjak, terjun ke jurang Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Truk pengangkut aspal bernomor polisi B 9180 UFV yang terjun ke dalam jurang di Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa, (11/4/2023).

Sukabumi, Jabar - Truk pengangkut aspal terjun ke jurang di Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akibat sopir tidak mengenal medan jalan dan truk tidak kuat menanjak sehingga tergelincir serta terjun ke jurang pada Selasa, (11/4)."Diduga sopir truk bernomor polisi B 9180 UFV tersebut menggunakan aplikasi Google Maps untuk mencari alamat tujuan, namun aplikasi itu mengarahkan untuk melalui Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu. Padahal jalur itu dilarang untuk dilalui oleh kendaraan bertonase berat," kata Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar di Sukabumi, Selasa.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, truk fuso pengangkut aspal yang dikemudikan oleh Tirto Rejo melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu.

Karena tidak mengenal alamat tujuan, sopir pun berinisiatif untuk menggunakan aplikasi Google Maps di mana aplikasi petunjuk arah itu mengarahkan untuk melalui Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu padahal jalur ini dilarang untuk dilintasi kendaraan bertonase besar.

Sopir yang percaya dengan aplikasi itu, mulai ragu dengan kondisi jalan yang dilaluinya karena banyak tikungan tajam, berkelok dan terdapat tanjakan ekstrem. Benar saja saat hendak melewati Tanjakan Cisarakan truk tersebut tidak kuat menanjak dan kehabisan tenaga.

Kondisi yang darurat, sopir sempat mencoba mengganjal ban truk, namun tidak berhasil dan truk itu pun mundur yang akhirnya tergelincir ke dalam jurang sedalam tujuh meter. Beruntung pada kejadian ini tidak ada korban jiwa dan badan truk pun tidak sampai terperosok hingga dasar jurang.

"Sopir truk hanya mengalami luka ringan dan saat ini kami masih berupaya mengevakuasi truk bermuatan aspal itu dari jurang," ujarnya.

Sementara, sopir truk Tirto Rejo mengaku dirinya tidak mengenal alamat tujuan, sehingga memanfaatkan aplikasi Google Maps sebagai petunjuk arah. Tapi ternyata diarahkan untuk melalui jalur alternatif.

"Saya tidak tahu jika jalur ini dilarang untuk dilintasi kendaraan besar, karena kondisi jalan yang rawan dan banyak tikungan tajam serta tanjakan ekstrem," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.