Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Empat Titik Panas Terdeteksi di Balikpapan

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 20:58 WIB | Oleh:
BMKG: Empat Titik Panas Terdeteksi di Balikpapan Doc: ANTARA/HO Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi - Tim dipimpin Pusdalops BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara memadamkan api saat terjadi karhutla di kabupaten tersebut pada 202.

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi empat titik panas di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kaltim, sehingga semua pihak diajak saling waspada dan menjaga agar tidak terjadi titik panas lagi.

"Sebaran titik panas tersebut telah kami informasikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Jumat.

Keempat titik panas tersebut terpantau, Kamis, 6 April mulai pukul 01.00 hingga pukul 24.00 Wita, dan langsung disampaikan ke instansi terkait, terutama ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten/kota agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Lima hari lalu (Ahad, 2/4), BMKG juga mendeteksi sebanyak empat titik panas yang tersebar di Kabupaten Kutai Timur, namun titik panas tersebut kemudian padam setelah dilakukan penanganan oleh pihak terkait.

Sedangkan empat titik panas yang terpantau kemarin berada di titik koordinat berbeda, meskipun ada yang masih dalam satu kabupaten maupun kecamatan yang sama.

Sedangkan empat titik panas yang terdeteksi di Balikpapan dan Kutim tersebut rinciannya adalah di Balikpapan ada satu titik panas, berada di Kecamatan Balikpapan Kota dengan tingkat kepercayaan rendah.

Kemudian tiga titik panas yang terdeteksi di Kabupaten Kutim, ketiga berada di Kecamatan Bengalon yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Ia mengimbau semua elemen masyarakat sama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, apalagi jika di kawasan tersebut ada hutan atau lahan yang mudah terbakar.

"Sebenarnya saat ini masih masuk musim hujan, namun terdapat peluang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan berturut-turut di sejumlah kawasan, sehingga hal ini berakibat pada biomassa yang kering kemudian rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), maka kita harus saling menjaga dan waspada," kata Diyan.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

22 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.