Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat untuk Mengatasi Kebakaran, BMKG Deteksi Empat Titik Panas di Kutai Timur

3 Senin, 03 Apr 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat untuk Mengatasi Kebakaran, BMKG Deteksi Empat Titik Panas di Kutai Timur Gerak Cepat untuk Mengatasi Kebakaran, BMKG Deteksi Empat Titik Panas di Kutai Timur Doc: ANTARA/HO-BMKG Balikpapan
Ket. Informasi sebaran titik panas di Kabupaten Kutai Timur pada Minggu (2/4/2023).

Samarinda - Gerak cepat untuk mengatasi kebakaran. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi empat titik panas di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kaltim, sehingga semua pihak diajak saling menjaga agar tidak terjadi titik panas lagi.

"Sebaran titik panas tersebut telah kami informasikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Minggu.

Keempat titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga pukul 17.00 Wita dan langsung disampaikan ke instansi terkait, terutama ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun Kabupaten Kutai Timur agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Pekan sebelumnya (Jumat, 24/3), BMKG juga mendeteksi sebanyak 26 titik panas yang tersebar pada tiga kabupaten di Kaltim, yakni Kutai Kartanegara, Berau, dan Kutai Timur, namun titik panas tersebut kemudian padam setelah dilakukan penanganan oleh pihak terkait.

Sedangkan empat titik panas yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda, meskipun ada yang masih dalam satu kabupaten maupun kecamatan yang sama.

Sebanyak empat titik panas yang terdeteksi hari ini tersebar pada dua kecamatan di Kutai Timur, yakni Kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Ia mengimbau semua elemen masyarakat sama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, apalagi jika di kawasan tersebut ada hutan atau lahan yang mudah terbakar.

"Sebenarnya saat ini masih masuk musim hujan, namun terdapat peluang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan berturut-turut di sejumlah kawasan, sehingga hal ini berakibat pada biomassa yang kering kemudian rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), maka kita harus saling menjaga dan waspada," kata Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Tr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.