Gubernur BI Sebut Sistem Keuangan Negara-negara ASEAN Tangguh
Kamis, 30 Mar 2023, 07:55 WIBBADUNG - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai sistem keuangan di seluruh negara ASEAN tangguh di tengah permasalahan perbankan global saat ini, berkat pengalaman yang sangat panjang pada krisis Asia tahun 1997-1998.
"Pada kondisi krisis tersebut, kawasan ASEAN telah mengalami reformasi dan restrukturisasi sistem keuangan," ujar Perry dalam Gala Seminar bertajuk "Enchancing Policy Callibration for Macro Financial Resillience" di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (29/3).
Dengan reformasi dan restrukturisasi pada krisis 1997-1998, ia menuturkan sebagian besar bank di ASEAN, khususnya Indonesia, memiliki modal yang sangat tinggi. Adapun perbankan di Indonesia memiliki rasio kecukupan modal lebih dari 25 persen.
Selain permodalan bank yang tinggi, ASEAN juga telah menerapkan standar internasional dan sebagian besar negara kawasan, termasuk Indonesia serta memiliki Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam beberapa mekanisme yang berbeda.
Perry menegaskan meskipun memiliki daya tahan yang tinggi, kawasan ASEAN, khususnya Indonesia, tetap mengamati permasalahan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) maupun di global, terutama terkait perbankan.
Pengamatan dilakukan dengan melihat apakah perbankan ASEAN, khususnya Indonesia, memiliki eksposur langsung terhadap obligasi pemerintah AS dimana tidak ditemukan eksposur tersebut.
Kemudian, pengamatan juga dilakukan denganstress testingmodel deposito karena deposito tiga bank yang sedang bermasalah di global sangat terkonsentrasi terhadap satu jenis deposan, yakni hingga 95 persen.
"Sebagian besar bank di Indonesia dan ASEAN memiliki deposan yang sangat beragam," ucap dia.
Ia melanjutkan, pengamatan lainnya dilakukan melalui penilaian pencadangan bank dimana sebagian besar bank di Indonesia sudah membangun cadangannya untuk menahan valuasi obligasi pemerintah Indonesia.
Ke depan, bank sentral di ASEAN maupun BI terus mengawasi dengan cermat permasalahan yang ada di global dan akan mengambil tindakan jika diperlukan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cegah Salah Sasaran, Data Bansos Kini Terintegrasi Lintas Sektor
-
Digelar Luring dan Daring, Jakarta Timur Career Fest 2026 Buka Ribuan Lowongan Pekerjaan
-
Cegah Korupsi oleh Kepala Daerah, KPK dan Kemendagri Gelar Pembekalan Antikorupsi di 10 Wilayah
-
Dinas Perikanan: Kemarau Ganggu Budi Daya Ikan dan Udang di Cilacap
-
Rekomendasi Event Jakarta Agustus 2026: Dari Festival Musik, Pameran Seni hingga Kuliner
-
AS-Jepang Bersatu Intervensi Pasar demi Selamatkan Yen
-
Wali Kota Bandung Pastikan Korban Begal Arcamanik Dapat Penanganan Maksimal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.