Hati-Hati Tawaran Cuan di Medsos! OJK Ingatkan Mahasiswa soal Investasi Bodong

Sabtu, 03 Okt 2026, 07:36 WIB

MANADO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah tergiur tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

"Mahasiswa dinilai perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi," kata Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar, di Manado, Jumat.

Ket. Foto: Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar, di Manado, Jumat (2/10). — Sumber: Antara foto

Menurutnya, edukasi ini dilakukan karena OJK menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

OJK menekankan pentingnya mahasiswa mengenali ciri-ciri investasi ilegal sebelum menempatkan dana. Tawaran keuntungan yang tidak wajar, iming-iming keuntungan cepat, serta ajakan untuk segera menyetorkan dana perlu diwaspadai.

Mahasiswa juga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi investasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan. 

Ia mengatakan setiap tawaran investasi perlu diperiksa legalitas dan kredibilitas penyelenggaranya sebelum mengambil keputusan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu membangun pemahaman keuangan yang lebih baik di kalangan generasi muda.

Melalui berbagai program edukasi yang dijalankan secara berkelanjutan, kata Robert, OJK terus mendorong masyarakat untuk mampu mengelola keuangan secara bijak. 

Edukasi juga diarahkan agar masyarakat memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam penggunaan produk dan layanan keuangan.

Bagi mahasiswa pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dinilai penting karena dapat membantu mereka mengambil keputusan finansial secara lebih hati-hati. 

Selain memahami potensi keuntungan, calon investor juga perlu mempertimbangkan risiko serta memastikan produk keuangan yang digunakan berada dalam pengawasan regulator sesuai ketentuan.

Robert berharap peningkatan literasi keuangan dapat membuat mahasiswa semakin kritis dalam menghadapi berbagai tawaran investasi. 

Dengan memahami risiko dan mengecek legalitas sebelum berinvestasi, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.