Voyager 1 dan Voyager 2 Masih Mengarungi Ruang Antarbintang
📅 Senin, 27 Mar 2023, 06:30 WIB | Oleh: Haryo BronoVoyager 1 melintasi guncangan terminasi di 94 AU pada Desember 2004 dan Voyager 2 melintasi di 84 AU pada Agustus 2007. Setelah melewati guncangan terminasi, tim Voyager dengan penuh semangat menunggu setiap lintasan pesawat ruang angkasa melewati heliopause. yang merupakan batas terluar dari medan magnet Matahari dan angin matahari.
Di wilayah ini, pengaruh Matahari berkurang dan permulaan ruang antarbintang dapat dirasakan. Di sinilah kecepatan angin matahari jutaan mil per jam melambat menjadi sekitar 250.000 mil per jam-indikasi pertama bahwa angin mendekati heliopause.
Akhirnya pada pada 25 Agustus 2012, Voyager 1 terbang melampaui heliopause dan memasuki ruang antarbintang. Disusul oleh Voyager 1 yang melakukannya pada 5 November 2018. Sampai saat ini Voyager memiliki daya listrik dan bahan bakar pendorong yang cukup untuk mempertahankan rangkaian instrumen sainsnya saat ini hingga setidaknya hingga 2025.
Kedua Voyager ditakdirkan mungkin selamanya untuk mengembara di Bima Sakti. Dari misi antarbintang Voyager memiliki potensi untuk mendapatkan data sains antarplanet, dan mungkin antarbintang, medan, partikel, dan gelombang yang berguna hingga sekitar 2025 ketika kemampuan pesawat ruang angkasa untuk menghasilkan daya listrik yang memadai untuk pengoperasian instrumen sains lanjutan akan berakhir. ν hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!