Waria Ditemukan Tewas di Semak-semak, Dua Pria Diringkus Polisi
📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah
RANTAU - Anggota Polres Tapin Kalimantan Selatan meringkus dua pria yang diduga terkait kematian seorang waria yang ditemukan di semak-semak Desa Antasaripada Selasa (21/3).
Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser membenarkan pihaknya telah menciduk dua orang laki-laki terduga pelaku pembunuh waria bernama Haryadi (32) alias Aliya itu.
"Sudah kita tangkap, sementara ini ada dua orang. Masih dikembangkan motifnya," ujar Ernesto saat dikonfirmasi Antara di Rantau, Jumat (24/3).
Ernesto menuturkan petugas fokus menyelesaikan proses penyidikan, kemudian rencana akan membuka kasus tersebut secara utuh pada Senin (27/3) pekan depan.
Ernesto mengungkapkan lima hari sebelum ditemukan tewas, korban yang dikenal berperilaku seperti wanita ini sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.
Kemudian, keberadaan korban diketahui setelah warga Desa Antasari menemukan jasad yang sudah mengeluarkan aroma tak sedap, terbaring di bawah pohon bambu beserta satu unit motor berwarna ungu.
"Identitas korban sudah kita pastikan bahwa jasad ini adalah orang yang dinyatakan hilang itu," ujar Kasat Reskrim AKP Haris Wicaksono.
Polisi menduga kuat jasad yang ditemukan warga itu adalah korban pembunuhan karena berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta dari hasil otopsi dari petugas forensik Rumah Sakit Bhayangkara.
Laporan Seksi Kedokteran Kepolisian dan Kesehatan Kepolisian (Si Dokkes) Polres Tapin menyebutkan hasil otopsi itu menunjukkan terdapat pendarahan di dalam kepala korban.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!