Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dirasakan Merata hingga Papua.

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Pemprov Papua Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dirasakan Merata hingga Papua. Doc: Antara Foto
Ket. Peserta World Press Freedom Day mengikuti workshop liputan investigasi di Jayapura.

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan kebebasan pers harus dirasakan secara merata di seluruh wilayah di Indonesia termasuk Papua.

"Hal ini merupakan wujud komitmen terhadap demokrasi, keterbukaan, dan keadilan informasi bagi seluruh masyarakat," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto di sela kegiatan penutupan peringatan World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Kota Jayapura, Selasa.

Menurut Jeri, pihaknya mengajak insan pers di daerah ini untuk terus memperkuat profesionalisme dan integritas jurnalistik, menjamin perlindungan terhadap jurnalis, serta membangun kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, media, dan masyarakat.

"Pers memiliki peran strategis sebagai mitra pembangunan, penyampai informasi kredibel, serta pengawal transparansi di Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni "Pers Berkualitas untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil" sangat relevan dengan arah pembangunan Papua saat ini.

"Momentum WPFD 2026 ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua yaitu transformasi Papua Baru yang maju dan harmonis," katanya lagi.

Dia menambahkan visi ini menjadi alat perubahan nyata yang didorong bersama, mulai dari tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kehidupan sosial yang damai dan berkelanjutan.

"Dalam konteks tersebut, pers memiliki posisi strategis sebagai mitra pembangunan melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif, media diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua cerah," ujarnya.

Pihaknya berharap seluruh gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan selama pelaksanaan kegiatan WPFD 2026 di Jayapura dapat menjadi energi kolektif dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat serta mendukung percepatan perkembangan Papua ke arah yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.