Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tragis! Dua Imigran Gelap Mati Lemas di Gerbong Kereta Barang di Texas

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 13:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tragis! Dua Imigran Gelap Mati Lemas di Gerbong Kereta Barang di Texas Doc: AP
Ket. Foto udara - Petugas menyelidiki lokasi ditemukannya para Imigran yang terjebak di gerbong kereta, Jumat, 24 Maret 2023 di Ulvalde, Texas.

LONDON - Dua orang yang diduga imigran gelap mati lemas dalam gerbong kereta barang dan 10 lainnya dibawa ke rumah sakit dengan helikopter atau ambulans di Texas selatan, AS pada Jumat (24/3), kata polisi.

Petugas di Uvalde, Texas, menerima panggilan darurat 911 anonim yang mengabarkan bahwa beberapa imigran mati lemas di dalam kereta, kata polisi Uvalde dalam pernyataan. Sedikitnya 15 imigran membutuhkan tindakan medis segera, kata polisi.

Petugas Patroli Perbatasan AS diberi tahu dan berhasil menghentikan kereta itu di sebelah timur Knippa, di Uvalde County, kata polisi.

Pihak berwenang menutup jalan raya US Highway 90 untuk sementara agar helikopter bisa mendarat.

Para penyelidik federal sedang menyelidiki kemungkinan penyelundupan manusia, kata penyelidik dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.

"Kami sangat sedih mengetahui kejadian tragis lain yang menimpa para migran yang melakukan perjalanan berbahaya ini," kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejando Mayorkas di Twitter.

Insiden itu terjadi di dekat lokasi tragedi pada Juni tahun lalu, ketika 53 migran tewas kepanasan di dalam truk trailer saat diselundupkan.

Mayorkas berjanji akan bekerja sama dengan penyelidik setempat untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab.

"Para penyelundup tak punya perasaan dan hanya peduli dengan keuntungan," katanya.

Kepala Polisi Uvalde Daniel Rodriguez menduga para migran tewas setelah mengalami dehidrasi karena panasnya gerbong kereta akibat cuaca terik, menurut laporan stasiun TV KSAT.

"Menyedihkan ketika tahu betapa banyak imigran tak berdokumen yang ditemukan dalam kondisi seperti ini, dan dua di antaranya kehilangan nyawa. Ini memilukan," kata KSAT, mengutip pernyataan Rodriguez. Operator kereta api Union Pacific akan memimpin penyelidikan, kata polisi Uvalde.

Konsulat Meksiko di Eagle Pass, Texas, mengatakan di Twitter mereka sedang berkomunikasi dengan otoritas AS untuk memastikan apakah ada warga Meksiko di antara para korban.

Departemen Keamanan Dalam Negeri belum memastikan kewarganegaraan para korban atau apakah ada keluarga atau anak-anak di antara mereka, kata seorang pejabat departemen itu yang berbicara secara anonim.

Knippa terletak sekitar 115 km sebelah barat San Antonio dan sekitar 190 km dari perbatasan Meksiko.

Kota ini berada dekat Uvalde, lokasi penembakan massal di sebuah sekolah dasar pada Mei tahun lalu yang menewaskan 19 siswa dan dua guru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.