Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang di Bantul Diminta tidak Berjualan di Tepi Lintasan Jembatan Kretek

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 16:02 WIB | Oleh:
Pedagang di Bantul Diminta tidak Berjualan di Tepi Lintasan Jembatan Kretek Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Tepi lintasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sekitar Jembatan Kretek II Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau pedagang kaki lima tidak berjualan di tepi lintasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Jembatan Kretek II demi keamanan dan keselamatan bersama.

"Itu kan tidak boleh ya, karena itu menyangkut keselamatan banyak orang, ya pastilah (ditertibkan)" kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menanggapi ramainya pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lintasan Jembatan Kretek II Bantul, Jumat.

Menurut dia, keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di tepi lintasan Jembatan Kretek tidak lepas dari kegiatan ngabuburit atau kegiatan masyarakat menunggu waktu berbuka puasa. Untuk mencegah, selain ditertibkan harus disadarkan potensi bahayanya.

"Tetapi ini tidak hanya soal penertiban, tapi kesadaran yang melakukan, nanti ditertibkan besok kembali lagi, diterbitkan kembali lagi, padahal itu jalur yang berbahaya, kan kecepatan tinggi, ya nanti akan terus kita sadarkan," katanya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan aparat pemerintah, agar mengkondisikan kegiatan ngabuburit dan pedagang yang berjualan di tepi lintasan Jembatan Kretek, agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan.

"Memang butuh proses untuk menyadarkan orang itu, nanti akan kita buat taman, cuma kan belum jadi tamannya, sehingga mereka berjualan di pinggir lintasan yang jalur cepat itu kan bahaya itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul, Kitri Suwondo mengatakan bahwa pedagang kaki lima di sekitaran Jembatan Kretek II telah meminta masa berjualan selama dua pekan di bulan Ramadhan.

Akan tetapi, kata dia, untuk sementara ini, guna menghindari terjadinya bahaya, pihaknya menertibkan pedagang agar mendirikan lapak jualan lebih jauh dari jalan tersebut.

"Kemarin ada rapat dan hasil kesepakatan dari pedagang minta agar diberikan waktu berjualan sampai H-14 Lebaran. Kami sudah minta lokasi yang timur agar dimundurkan ke belakang dan mereka bersedia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.