BPDPKS Dukung UKM Kembangkan Produk Sawit
Jumat, 24 Mar 2023, 08:12 WIBJAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mendukung pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi yang mengembangkan produk sawit sebagai kegiatan usaha.
Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah Koperasi (UKMK) BPDPKS Helmi Muhansah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/3), menjelaskan bahwa salah satu program BPDPKS adalah mendukung kegiatan promosi sawit kepada masyarakat.
Dalam BPDPKS, lanjutnya, terdapat direktorat kemitraan yang melakukan kegiatan kemitraan bersama usaha menengah dan koperasi, lembaga kemasyarakatan dan civil society serta perusahaan untuk pengembangan kelapa sawit berkelanjutan.
"Masyarakat termasuk pelaku UKMK hidup 24 jam bersama sawit mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Artinya, kelapa sawit memberikan manfaat dan kontribusi besar bagi kehidupan manusia," ujarnya.
Menurut Helmi, BPDPKS juga mendukung pemberdayaan pelaku UKMK yang produk-produknya berkaitan dengan kelapa sawit. Sebab, badan layanan umum di bawah Kementerian Keuangan ini memiliki filosofi dari sawit, oleh sawit, dan untuk sawit.
Dia mencontohkan, hasil riset BPDPKS yang potensial dikomersialisasikan pada skala UKMK yaitu sabun kalsium dari lemak minyak sawit (PFAD) untuk peningkatan produksi susu sapi, produksi MDAG (Emulsifier) dari minyak sawit, dan produksi tinta cetak (Green Varnish) dari turunan minyak kelapa sawit.
"BPDPKS sangat mendukung pelaku UKMK di Solo yang punya keinginan mengembangkan produk-produk makanan maupun lain yang berbahan baku sawit," ujarnya dalam gelaran "Promosi Sawit Sehat dan Lomba Kreasi Makanan Bagi UKMK Serta Masyarakat" di Solo.
Kontribusi Besar
Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung mengatakan kelapa sawit telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Indonesia sebagai bahan baku makanan.
Menurut dia, produk makanan UKM dapat dijual dengan harga terjangkau karena menggunakan minyak goreng sawit yang harganya lebih murah daripada minyak non sawit seperti kedelai, rapeseed, dan kanola.
Keunggulan minyak sawit inilah yang terus digoyang para pesaingnya, lanjutnya, isu negatif sawit terus bermunculan untuk membuat imej sawit semakin buruk. Padahal, produsen minyak non sawit terutama dari negara-negara Uni Eropa menjadi salah satu pembeli utama sawit.
Gulat menyatakan pelaku UKM sebagai pengguna produk sawit berperan penting untuk menjaga kesejahteraan petani karena minyak goreng bersumber dari tandan buah segar (TBS) sawit petani yang diolah pabrik sawit menjadi CPO.
- UKM
- Kelapa Sawit
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
- Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS)
- Komoditas Perkebunan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Apindo: Resiliensi Industri Kunci Bertahan dari Dampak Konflik Timur Tengah
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Timbun Truk dan Alat Berat
-
Setop Beli Minyak Russia, Trump Turunkan Tarif India Menjadi 18%
-
Hati-hati! "Lubang Maut" Kedalaman 3 Meter Muncul di Cipayung, Jalur Jaktim-Bekasi Putus Total
-
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo Ingin Festival Bedug Tetap Jadi Tradisi Ramadan di Jakarta
-
Pencak Silat Militer Kodam Palaka Wira, 1.247 Pesilat Ikut Berlaga
-
Tutup Celah Shadow AI, Saviynt Luncurkan Solusi Keamanan Identitas Pertama untuk Agen AI Otonom
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.