Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Bintang Temui Anak-anak Korban Self Harm di Bali

📅 Senin, 20 Mar 2023, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Bintang Temui Anak-anak Korban Self Harm di Bali Doc: ANTARA/ HO-Kemen PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga saat menemui anak-anak korban tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja atau self harm di Kabupaten Karangasem, Bali.

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menemui anak-anak korban tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja atau self harm di Kabupaten Karangasem, Bali.

"Kami turut prihatin melihat adanya fenomenaself harm di Indonesia, terutama korban masih berusia anak. Kita sebagai orang tua, guru, pemerintah, bahkan masyarakat tentunya sepakat, mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu kita jaga dan penuhi hak-hak dasarnya, terutama hak atas kelangsungan hidup dan hak atas perlindungan," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangan, Jakarta, Senin (20/3).

Menurutnya, Kementerian PPPA berkomitmen memantau kasus ini dan akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Karangasem terkait upaya penanganan, perawatan, dan perlindungan korban.

Menteri Bintang menuturkan di salah satu sekolah tercatat ada 49 korban self harm.

"Pihak sekolah melakukan inspeksi dadakan pada Desember 2022 dan Februari 2023 terkait fenomena ini. Seluruh korban berjenis kelamin perempuan. Ada 40 anak melakukan satu kali sayatan, sedangkan sembilan lainnya melakukannya secara berulang," katanya.

Menteri Bintang Puspayoga pun menekankan pentingnya pendampingan psikologi sesuai dengan kebutuhan korban.

Ia mengapresiasi komitmen PemkabKarangasem melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPPA PPKB) bersama UPTD PPA dalam menangani korban yang melakukan self harm secara berulang.

Pihaknya mencatat enam anak sudah mendapatkan konseling secara intens, satu di antaranya dijadwalkan menemui psikiater karena mengalami kondisi yang parah dan kerap melakukan penyebaran konten self harm.

Sementara tiga anak lainnya telah mendapatkan konseling dari psikolog klinis Kementerian PPPA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Lomba teater modern Festiva...

Target penyelesaian perlintasan sebidang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Target penyelesaian perlint...

Peluncuran ekosistem Bekalista

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Peluncuran ekosistem Bekalista
Siswa Kelas 3 SD Boyolali Temukan Celah Siber Untuk Membobol NASA, Langsung Raih Letter of Recognition

Siswa Kelas 3 SD Boyolali Temukan Celah Siber Untuk Membobol NASA, Langsung Raih Letter of Recognition

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.