Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banyak Sekali, Gunung Merapi Luncurkan 68 Kali Awan Panas Guguran Selama Sepekan

📅 Sabtu, 18 Mar 2023, 00:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Gunung Merapi Luncurkan 68 Kali Awan Panas Guguran Selama Sepekan Doc: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Ket. Luncuran lava pijar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Pos 3 Gunung Merbabu, Suwanting, Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2023).

Jakarta - banyak sekali, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sebanyak 68 kali awan panas guguran meluncur dari Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama kurun waktu sepekan terakhir terhitung pada 10-16 Maret 2023.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan awan panas guguran itu mengarah ke barat daya (hulu Kali Bebeng dan Krasak) dengan jarak luncur 1.500 meter sampai 4.000 meter.

"Serangkaian awan panas guguran yang cukup besar terjadi pada 11-12 Maret 2023," kata Agus.

Ia menjelaskan luncuran awan panas guguran itu menyebabkan hujan abu dengan intensitas yang bervariasi pada sektor barat, barat laut, dan utara Gunung Merapi, yaitu Kecamatan Dukun dan Sawangan di Kabupaten Magelang; Kota Magelang; Kecamatan Selo di Kabupaten Boyolali; Kecamatan Ambarawa, Jambu, Sumowono, Pringapus, Banyubiru, dan Bawen di Kabupaten Semarang.

Pascaluncuran awan panas guguran, kubah tengah tampak tidak mengalami banyak perubahan. Morfologi kubah barat daya teramati adanya perubahan yang signifikan.

Menurut Agus, volume kubah barat daya sebelum erupsi pada 11-12 Maret 2023, terhitung sebesar 2,73 juta meter kubik. Sedangkan, volume yang gugur melalui peristiwa erupsi tersebut diperkirakan sebanyak 1,07 juta meter kubik.

Adapun volume kubah barat daya terukur sebesar 1,68 juta meter kubik dan kubah tengah sebanyak 2,31 juta meter kubik.

Sepanjang sepekan terakhir, Gunung Merapi tercatat mengalami 68 kali gempa awan panas guguran, 131 kali gempa vulkanik dalam, 42 kali gempa vulkanik dangkal, 271 kali gempa fase banyak, 1.020 kali gempa guguran, dan empat kali gempa tektonik.

BPPTKG menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif dengan status masih tetap Siaga atau Level III.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan hingga barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal lima kilometer; Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal tujuh kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol mencapai lima kilometer.

"Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak," ujar Agus.

Lebih lanjut ia mengimbau Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten agar melakukan berbagai mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi yang terjadi saat ini, seperti peningkatan kapasitas masyarakat dan penyiapan sarana prasarana evakuasi.

Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dan mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.