Satu Bayi di AS Meninggal Usai Terinfeksi Bakteri dari Pompa ASI
Selasa, 07 Mar 2023, 15:20 WIBPejabat kesehatan federal Amerika Serikat (AS) memperingatkan orang tua yang memiliki bayi baru lahir untuk mensterilkan peralatan yang digunakan untuk pemberian susu formula maupun susu air susu ibu (ASI).
Himbauan itu dikeluarkan usai kasus bayi yang meninggal akibat infeksi langka yang terkait dengan pompa ASI yang terkontaminasi.
Dalam laporan yang dirilis Kamis (2/3), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menuturkan bayi laki-laki prematur itu terinfeksi bakteri Cronobacter sakazakii, kuman yang sama yang memicu penarikan kembali dan kekurangan susu formula bayi di AS pada tahun lalu.
Namun infeksi bayi ini bukan disebabkan oleh susu formula yang terkontaminasi.
Melansir The Associated Press, bayi prematur yang mendapat perawatan di rumah sakit setempat itu diberi makan campuran ASI dan penguat ASI cair melalui selang. Tetapi, sampel dari ASI perah, pompa ASI yang digunakan di rumah sakit, dan penguat ASI cair semuanya negatif kontaminasi bakteri.
Pengurutan genetik lantas mengaitkan infeksi dengan bakteri yang diisolasi dari pompa payudara yang digunakan di rumah.
Investigasi menemukan bahwa pompa ASI rumahan dibersihkan di wastafel rumah tangga, disanitasi dan terkadang dipasang saat masih lembab.
Julia Haston, seorang ahli penyakit menular pediatrik CDC mengatakan kasus tersebut menggarisbawahi bahwa bakteri cronobacter ditemukan secara luas di lingkungan dan dapat menyebabkan infeksi yang parah dan mematikan.
"Ada langkah-langkah yang dapat dilakukan orang untuk mencegah infeksi," katanya, termasuk mencuci, membersihkan, dan mengeringkan tangan, peralatan, dan semua permukaan secara menyeluruh sebelum menyusui bayi.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Suliana
Berita Terkait:
-
KKP Bekali Pengurus KNMP Teknik Pengelolaan Gudang Beku
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Satu Tahun Berlalu Pengungsi Erupsi Lewotobi Belum Pindah dari Tenda
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Bisa Bersaing di Pasar AS, Kemendag Yakinkan Eksportir Mamin
-
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.340.000 per Gram
-
Banjir Terjang 13 Desa di Lima Kecamatan di Bima, Ratusan Rumah Terendam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.