Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Mitigasi Atasi Inflasi Pangan

📅 Senin, 06 Mar 2023, 09:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Mitigasi Atasi Inflasi Pangan Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah memperkirakan dalam memasuki periode Ramadan dan Idul Fitri 2023 akan terjadi peningkatan harga pada pangan dan aneka tarif angkutan. Karena itu, pemerintah juga akan melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi selama Ramadan dan Idul Fitri 2023.

"Pertama, melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang, daging ayam, telur ayam ras, dan daging sapi," ungkap Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara virtual dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023, Minggu (5/3).

Dia menerangkan pemerintah akan memberikan bantuan beras selama tiga bulan. Demikian pula bantuan telur dan ayam yang saat ini sedang diatur regulasinya. Bantuan itu akan diberikan untuk tiga bulan terutama kepada desil yang mendapatkan PKH dan bantuan pangan nontunai.

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) juga akan terus mendorong sinergi dan kerja sama agar inflasi tetap dalam sasaran 2023 dan ini merupakan momentum untuk pemulihan ekonomi nasional. "Inflasi yang terjaga diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk perekonomian di tahun 2023 dan 2024," harapnya.

Terkait ketersediaan pasokan maupun pembelanjaan bisa dilakukan secara bijaksana, sehingga tidak terjadi overbuying akibat misinformasi.

Masih terkait inflasi, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bersama Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, melakukan panen raya sekaligus pelepasan bawang merah di Kabupaten Brebes sebanyak 25 truk atau 175 ton ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Panen dan pelepasan bawang merah dari jantung produksi bawang merah nasional ini guna memastikan produksi dan ketersediaan bawang merah menjelang Ramadan hingga Lebaran aman sekaligus upaya menstabilkan harga.

"Ini adalah atas perintah Bapak Presiden Jokowi untuk memastikan ketersediaan pangan menghadapi Ramadan hingga Lebaran. Produktivitas bawang merah kita tahun ini cukup baik. Karena itu, kita sama-sama mengirim bawang merah dari Brebes ke DKI Jakarta sebanyak 25 truk. Hari ini panen bersama Wamendag dan besok akan diterima Gubernur DKI Jakarta," demikian dikatakan Mentan SYL pada acara panen bawang merah tersebut di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Minggu (5/3).

Data BPS menunjukkan luas panen dan produksi bawang merah nasional semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2018, luas panennya sebesar 156.779 ha dengan produksi 1,50 juta ton, 2019 seluas 159.195 ha dengan produksi 1,58 juta ton, 2020 seluas 186.900 ha dengan produksi 1,82 juta ton, 2021 seluas 194.575 ha dengan produksi 2,0 juta ton dan 2022 seluas 185.051 dengan produksi 1,99 juta ton.

Lebih lanjut, Mentan mengatakan Kementan mempunyai mitra taktis dan strategis sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi nasional, yakni petani Champion. Champion ini adalah orang-orang terpilih yang dipandang mampu mengonsolidasikan segenap sumber daya yang ada untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga kebutuhan pangan pokok yang rentan terhadap inflasi khususnya komoditas aneka cabai dan bawang merah.

"Tahun ini, para Champion telah menyatakan komitmennya untuk mengonsolidasikan pasokan bawang merah sebanyak 5.750 ton dan aneka cabai sebanyak 2.750 ton sebagai stok cadangan Kementerian Pertanian," cetusnya.

Siapkan SRG

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menyatakan pemerintah dapat memastikan langsung ketersediaan stok pangan dan mengendalikan inflasi menjelang Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.

Jerry menambahkan Kemendag terus mendukung agar ketersediaan pangan khususnya bawang merah ini aman dengan harga yang menguntungkan petani, pedagang, dan masyarakat, salah satunya menyiapkan Sistem Resi Gudang (SRG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.