Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati HPSN, Angkot di Kota Sukabumi Diberikan Tong Sampah Gratis

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 09:20 WIB | Oleh:
Peringati HPSN, Angkot di Kota Sukabumi Diberikan Tong Sampah Gratis Doc: Istimewa
Ket. Angkot di Kota Sukabumi Diberikan Tong Sampah Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar upacara Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 di halaman Balaikota Sukabumi, Jumat (3/3). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi pembina upacara pada peringatan HPSN tahun 2023.

Kegiatan diakhiri dengan melakukan aksi bersih bersih di sepanjang jalan protokol di Kota Sukabumi. Aksi bersih-bersih tersebut diikuti sekitar 400 orang yang berasa dari aparatur Pemkot Sukabumi, BUMD, pelajar sekolah, dan elemen pecinta lingungan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, aksi bersih-bersih dilengkapi dengan pembagian tong sampah secara gratis kepada angkutan kota (angkot) untuk disimpan di dalam mobilnya masing-masing. Ini sebagai upaya untuk mendorong penumpang angkkot membuang sampah pada tempatnya.

Fahmi dalam sambutannya menyampaikan bahwa HPSN menjadi momentum bagi pengelolaan sampah secara berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif terhadap kontribusi upaya mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca. HPSN Tahun 2023 mengusung Tema "Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat".

Melalui tema tersebut, diharapkan adanya peningkatan upaya-upaya untuk menuntaskan persoalan sampah sesuai target pada tahun 2025. Ini tertuang dalam Jakstranas maupun Jastrada, yaitu penanganan sampah 70 persen dan pengurangan sampah 30 persen.

Fahmi menegaskan bahwa HPSN tahun 2023 harus menjadi babak baru pengelolaan sampah dengan tujuan zero waste dan zero emission. Terlebih, jumlah penduduk bertambah, sehingga produksi sampah pun bertambah.

Ia menambahkan, dalam pengelolaan sampah Pemkot Sukabumi telah melakukan beberapa terobosan seperti mengimbau minimarket atau sejenisnya tidak menyediakan kantong plastik dan membiasakan masyarakat membawa kantong sendiri ketika berbelanja. Menurutnya, pengelolaan sampah saat ini mengambil pendekatan circular economy ketika sampah dipandang sebagai bahan baku yang bernilai ekonomis.

"Dalam artian, mari kita tinggalkan sistem skema pembuangan sampah kumpul, angkut, dan buang, kita ubah menjadi kumpul, pilah, jual agar sampah dapat bernilai ekonomis," kata Fahmi, dikutip dari laman Pemkot Sukabumi, Jumat (3/3).

Sebaiknya Anda baca juga:

Upaya ini diperlukan karena produksi sampah saat ini mencapai 183,02 ton per hari dan untuk ukuran kota kecil cukup besar. Di mana 54 persen sampah organik dan anorganik 46 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.