Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenag Survei ke Sejumlah Rumah Pemotongan Hewan di Arab Saudi untuk Perbaikan Tata Kelola Dam Haji

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 14:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenag Survei ke Sejumlah Rumah Pemotongan Hewan di Arab Saudi untuk Perbaikan Tata Kelola Dam Haji Doc: antarafoto
Ket. Direktur Bina Haji (Dirbina) Kementerian Agama Arsad Hidayat melakukan survei rumah pemotongan hewan

JAKARTA - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan survei ke sejumlah institusi dan rumah pemotongan hewan (RPH) di Arab Saudi sebagai upaya perbaikan tata kelola pembayaran Dam jemaah haji Indonesia.

"Dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi Mudzakarah Perhajian Tahun 2022 di Situbondo, kita mengirim Tim Survei Perbaikan Tata Kelola Dam," ujar Direktur Bina Haji (Dirbina) Kementerian Agama Arsad Hidayat di Jakarta, Minggu (5/3).

Arsad mengatakan Kemenag akan menyusun standar pembayaran dan pemotongan Dam yang selama ini dilakukan secara individual atau kelompok dengan standar biaya yang berbeda-beda.

Menurut dia, survei dan penyusunan standar tata kelola Dam dimaksudkan agar pelaksanaan pembayaran dilakukan sesuai dengan ketentuan fikih.

"Tata kelola ini untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan pembayaran Dam sesuai ketentuan fikih. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengatur pembayaran tersebut melalui lembaga yang ditunjuk," kata Arsad.

Sementara itu, Kasubdit Bimbingan Jamaah Haji (Bimjah) Kemenag yang juga Ketua Tim Survei Perbaikan Tata Kelola Dam Khalilurrahman optimistis kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan dampak kemaslahatan yang besar bagi jamaah haji Indonesia.

Khalil berharap melalui perbaikan tata kelola ini, khususnya dalam pendistribusian, nantinya daging hewan Dam, bukan hanya dinikmati fakir miskin di Kota Mekkah, namun juga dapat dikirim ke Tanah Air.

"Jika pendistribusian belum sepenuhnya dapat dilaksanakan setidaknya sebagian daging Dam dapat didistribusikan kepada fakir miskin di Indonesia," kata dia.

Khalil yakin standar yang disusun dari hasil penjajakan dan survei yang dilakukan tim di lapangan ke sejumlah rumah pemotongan hewan Dam di Mekkah akan meminimalkan potensi penipuan dan percaloan Dam jamaah haji.

"Tim ini melihat pentingnya edukasi praktik dan mekanisme pembayaran Dam di Arab Saudi agar terhindar dari penipuan dan percaloan. Ini akan kita tuangkan dalam standar operasional," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.