Semoga Tidak Makin Memanas, Beijing Protes Keras Penjualan Senjata AS ke Taiwan
Sabtu, 04 Mar 2023, 01:32 WIBBeijing - Semoga tidak makin memanas. Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok (MND) memprotes keras penjualan senjata oleh Amerika Serikat kepadaTaiwan senilai 619 juta dolar AS (Rp9,48 triliun) yang akan digunakan untuk melengkapi rudal udara jet tempur F-16.
"Langkah AS terlalu mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok dan melanggar serius prinsip 'Satu Tiongkok' dan Komunike Bersama Tiongkok-AS, khususnya Komunike 17 Agustus," kata juru bicara MND Kolonel Senior Tan Kefei kepada pers di Beijing, Jumat.
Menurut dia, penjualan alat utama sistem persenjataan tersebut sangat merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok.
"Hal itu juga mengancam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," ujar perwira militer setara jenderal bintang satu itu.
Tan menuntut AS menghentikan penjualan senjata kepadaTaiwan dan tidak lagi menjalin hubungan militer dengan kepulauan yang didaku sebagai wilayah tak terpisahkan dari Tiongkok daratan itu.
Dia juga meminta AS tidak terus-terusan mencampuri masalah Taiwan guna meredakan situasi Lintas-Selat.
"Tentara Pembebasan Rakyat selalu siap merespons semua provokasi yang mengupayakan kemerdekaan dan intervensi pasukan luar serta secara tegas akan menjaga kedaulatan nasional dan keutuhan wilayah," kata dia mengingatkan.
Berita Terkait:
-
Anak Perlu Pengalaman Nyata untuk Membangun Kecerdasan Interpersonal
-
KOTA Malang Was-was Keberadaan Minyakita
-
Qatar Berupaya Dorong Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran
-
Perkuat Daya Tahan Ekonomi Hadapi Tekanan Global
-
Komisi Pemberantasan Korupsi Tegaskan Penyidikan Korupsi Tetap Berjalan Meski Rita Widyasari Bebas
-
Iran "Tutup Pintu" Dialog! Tolak Mentah-mentah Perundingan Putaran Kedua dengan AS
-
Iran Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.