Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestari Moerdijat Dorong Pembangunan SDM Nasional

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Lestari Moerdijat Dorong Pembangunan SDM Nasional Doc: mpr.go.id

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong pemerintah untuk merealisasikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional. Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/2), ia mengatakan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) telah menempatkan pembangunan SDM menjadi salah satu program prioritas pada tahun ini.

Tiga isu utama dalam program tersebut, yakni penurunan angka kemiskinan, penurunan prevalensistunting, dan revitalisasi vokasi. "Ketiga isu utama program pembangunan SDM nasional itu harus benar-benar bisa direalisasikan lewat kerja sama semua pihak," kata Lestari.

Selain itu, kata dia, pembangunan sektor SDM nasional, harus diikuti dengan peningkatan pemahaman dan pengamalan budi pekerti setiap anak bangsa dalam keseharian. "Berbagai upaya untuk mencetak anak bangsa yang berdaya saing dan berbudi pekerti yang baik, harus mampu direalisasikan dalam proses pembangunan SDM nasional," papar dia.

Menurut Lestari, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat kemiskinan September 2022 tercatat sebesar 9,57 persen atau sebanyak 26,36 juta orang berada di bawah garis kemiskinan. Tingkat kemiskinan ini naik tipis dari Maret 2022 sebesar 9,54 persen, tetapi lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan pada September 2021 sebesar 9,71 persen.

Sementara itu, data BPS juga menyebutkan penyumbang terbesar tingkat pengangguran terbuka dari sektor pendidikan tahun 2019-2021 adalah lulusan SMK dan diploma (vokasi). Lulusan dari jenjang SMK menjadi penyumbang pengangguran terbuka terbanyak, dengan kisaran 10 persen-14 persen, lalu diploma di kisaran 6 persen- 8 persen. Sedangkan universitas 6 persen-7 persen. Adapun jenjang SMP ke bawah berkisar 2 persen-6 persen.

Anggota Komisi X DPR RI berpendapat tantangan yang dihadapi dalam proses pembangunan SDM nasional itu harus menjadi perhatian semua pihak. "Di masa datang negeri ini membutuhkan generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing tinggi," tegas dia.

Selain itu Wakil Ketua MPR RI juga berharap pembangunan SDM nasional tidak hanya mampu mencetak anak bangsa yang tangguh dan berdaya saing, tetapi juga memiliki akhlak mulia dengan mengenal, menyadari dan menghayati pentingnya nilai-nilai moral yang baik.hay/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.