Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelitian Terbaru Ungkap Virus Corona Bisa Menular Antar Anjing

1 Rabu, 01 Mar 2023, 18:02 WIB | Oleh:
Penelitian Terbaru Ungkap Virus Corona Bisa Menular Antar Anjing Penelitian Terbaru Ungkap Virus Corona Bisa Menular Antar Anjing Doc: 123rf
Ket. Ilustrasi.

Peneliti Korea Selatan pada Rabu (1/3) mengkonfirmasi bahwa Covid-19 varian delta dan omicron dapat menular antar anjing.

Tim peneliti gabungan yang diketuai oleh Profesor Song Dae-Sub dari Fakultas Kedokteran Hewan di Seoul National University dan Yoo Kwang-soo dari Jeonbuk National University melakukan eksperimen untuk melihat apakah virus corona dapat menular antar anjing.

Untuk mengetahui hal itu, peneliti menginfeksi anjing pemburu beagle dengan Covid-19 varian delta dan omicron melalui hidung anjing tersebut. Setelah 24 jam, mereka memasukkan anjing yang tidak terinfeksi ke dalam kandang yang sama.

Setelah mengamati setiap perubahan selama tujuh hari, peneliti tidak mendeteksi gejala yang terlihat baik pada anjing yang terinfeksi maupun anjing yang tidak terinfeksi.

Namun, mereka mendeteksi gejala pneumonia yang merupakan gejala umum Covid-19 saat menganalisis jaringan paru-paru anjing tersebut. Tim juga menemukan bahwa virus proliferatif dapat menyebar melalui kotoran hidung anjing.

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Emerging Infected Disorders, itu mendukung banyak laporan yang menyatakan potensi penularan virus corona dari manusia ke anjing, sekaligus menjadi penelitian pertama yang membuktikan penularan virus tersebut di antara anjing.

Studi yang didanai oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea itu menunjukkan bahwa virus corona seperti yang menyebabkan Covid-19 dan MERS dapat ditularkan ke spesies lain.

Atas dasar itu, tim peneliti menyarankan bahwa vaksinasi hewan peliharaan harus dipertimbangkan secara aktif untuk mencegah infeksi dari hewan ke manusia dan munculnya varian lain dari hewan peliharaan.

"Jika infeksi antara spesies dan individu berulang, kemungkinan varian lain meningkat," kata Profesor Song, seperti dikutip dari Korea Herald.

"Sudah waktunya untuk mempertimbangkan penggunaan vaksin hewan untuk mencegah zoonosis terbalik pada hewan peliharaan," sambungnya.

Apabila zoonosis merupakan infeksi atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, Reverse Zoonosis atau zoonosis terbalik sendiri mengacu pada infeksi atau penyakit yang ditularkan dari manusia ke hewan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

IMF: PDB Vietnam akan Lampaui Indonesia Tahun Ini

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
IMF: PDB Vietnam akan Lampa...
Olahraga
Marukawa Jadi Mimpi Buruk P...
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.