Panglima TNI: Tidak Ada Penambahan Pasukan di Papua
Selasa, 28 Feb 2023, 16:15 WIBJAKARTA - Dalam pembebasan pilot pesawat Susi Air yang disandera KKSB Papua tidak ada penambahan pasukan.TNI hanya mengoptimalkan pasukan yang ada di sana, menggunakan pasukan yang sudah tergelar seperti pengamanan perbatasan dan prajurit TNI yang di BKO-kan kepada Polri.
Hal ini diungkapkan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, saat menjawab pertanyaan awak media usai memimpin upacara sertijab Komandan Paspampres, di Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Senin (27/2).
Menurut siaran persnya, Panglima TNI mengatakan yang dihadapi bukan musuh tetapi gerombolan yang hidupnya selalu berpindah-pindah dan masyarakat sipil selalu menjadi tamengnya.
"Tidak mudah mengambil kelompok ini karena mereka berbaur dengan masyarakat. Kami akan mengutamakan cara persuasif. Kami tidak mau masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban," tegas Panglima TNI.
Menepis pertanyaan dari media terkait bantuan dari luar negeri baik personel maupun peralatan, Laksamana TNI Yudo Margono kembali mengatakan isu itu tidak benar.
"Tidak ada bantuan dari mana-mana. Di lapangan hanya TNI dan Polri, sekarang bagaimana caranya membebaskan sandera dengan selamat," tutup Laksamana TNI Yudo Margono.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Warga Jepang di Indonesia Diperingatkan: Pelaku Eksploitasi Anak Bisa Diproses Hukum di Dua Negara
-
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM Lewat STARt x Genmatic
-
Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
-
TC Timnas Mulai Akhir Mei Berisi Pemain-pemain dari Liga Super
-
Survei Ipsos 2026, Berikut Peringkat Bank Digital yang Dipilih oleh Pengguna
-
Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan
-
PVMBG: Gunung Dukono Kembali Erupsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.