Bogor Tata Lokasi Etalase UMKM

Rabu, 22 Feb 2023, 04:20 WIB

BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, minta program prioritas dalam penataan beberapa pasar dan lokasi ikonik yang akan menjadi etalase usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat selesai akhir tahun. Dia mengatakan ini saat mengunjungi kantor Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (20/2).

Bima memberi jajaran dinas tersebut berkesempatan untuk berkreasi dan berkolaborasi dalam menata sudut-sudut pasar sserta lokasi ikonik kota, sehingga bisa menjadi etalase UMKM. Titik-titik pasar yang dimaksud, di antaranya Pasar Bogor, Suryakencana, Tepas Salapan Lawang Dasakreta, Pasar Devris, dan Katulampa.

Ket. Foto: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kesatu dari kiri, menunjuk) saat menerangkan penataan beberapa pasar dan lokasi ikonik daerahnya kepada jajaran DiskopUMKMdagin di kantor dinas tersebut Jalan Dadali Kota Bogor, Senin (20/2). — Sumber: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

"Dinas yang banyak bersinggungan dengan program prioritas sehingga dibutuhkan gerak cepat dan tetap menjaga integritas. Semua harus tahu tantangan ke depan. Dinas memiliki peran untuk mentransformasinya," kata Bima Arya.

Bima berharap lokasi Kota Bogor yang hanya beberapa meter dari Istana, dapat menjadi semangat bagi ASN dan masyarakat yang terkait untuk mengejar target penyelesaian pembangunan Bulan Desember 2023. Wali Kota Bogor menginginkan agar Disnas koperasi memastikan koordinasi bersama pihak lain berjalan lebih maksimal. Dengan begitu diharapkan mampu mencapai target-target 10 bulan terakhir.

Sebagai contoh, kata dia, penataan kawasan Devris yang tidak terlepas dari penataan kawasan Stasiun Bogor akan dibangun sky bridge. Ini akan menghubungkan dengan kawasan Alun-alun Kota Bogor, pedestrian depan kantor PLN, dan Jalan Merdeka. Ini akan membuat wajah di tengah kota akan lebih rapi.

Bima menyampaikan, saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Bogor di angka 5,65 persen, di atas Jawa Barat 5,45 persen dan nasional 5,21 persen. Salah satu faktor pertumbuhan adalah kafe dan restoran. Buying power Kota Bogor mulai kuat karena ramainya kunjungan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.