Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malut Perlu Benahi Infrastruktur guna Jaga Pertumbuhan

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 17:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Malut Perlu Benahi Infrastruktur guna Jaga Pertumbuhan Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (dua dari kanan) saat menghadiri Rakernis Partai Golkar Maluku-Maluku Utara di Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (11/2/2023).

TERNATE - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pemerintah daerah di Provinsi Maluku Utara (Malut) fokus membangun infrastruktur guna menjaga pertumbuhan ekonomi, yang pada 2022 tercatat mencapai 27,94 persen atau tertinggi di dunia.

"Provinsi Malut dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia dan dunia, tentunya harus dipertahankan mulai dari infrastruktur kawasan dan nonkawasan dengan melakukan penanganan kemiskinan yang ekstrem," katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakernis) Partai Golkar Provinsi Maluku-Maluku Utara di Ternate, Malut, Sabtu (11/2).

Karena itu, kata Menko Airlangga, Malut bersama-sama dengan pemerintah pusat melakukan percepatan agar pada 2024, angka kemiskinan berada di angka nol.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Malut yang tertinggi di dunia telah disampaikan Presiden Joko Widodo saat Rapat Kerja Nasional Investasi.

Industri pengolahan dan pertambangan merupakan dua sektor yang memberi kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi dengan 10 kabupaten/kota ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Malut Aidil Adha sebelumnya menyatakan pertumbuhan ekonomi Malut pada 2022 tercatat sebesar 22,94 persen atau lebih besar dari 2021 yang 16,79 persen.

Menurut dia, dari sisi produksi, pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri pengolahan sebesar 77,27 persen; diikuti pertambangan dan penggalian sebesar 42,24 persen; transportasi dan pergudangan sebesar 22,32 persen; perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 7,31 persen; dan pengadaan listrik dan gas sebesar 6,64 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor luar negeri (ekspor LN) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 84,30 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.