Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan Kapasitas Daya dan Volume

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 06:55 WIB | Oleh:
Terobosan Kapasitas Daya dan Volume Doc: Istimewa

Model baterai yang ada saat ini menjadi kendala untuk menapaki terobosan teknologi berikutnya. Pengisian daya yang masih lama serta, kepadatan energi atau kapasitas daya yang kurang tinggi adalah dua contoh kekurangannya.

Pada Consumer Electronics Show (CES) pada 5-6 Januari 2023 di Las Vegas, AS, Enovix Corporation (Enovix), perusahaan yang bergerak pada pembuatan baterai 3D Silicon Lithium-ion generasi mendatang, mendemonstrasikan terobosan teknologi baterainya di Pepcom's Digital Experience.

"Kita berada di titik kritis di mana satu-satunya hal yang menghalangi kita dari teknologi yang mengubah dunia adalah energi untuk menyalakannya, dan sel baterai kita dirancang untuk memberikan kepadatan energi yang tinggi tanpa mengorbankan keselamatan," kata salah satu pendiri Enovix, Harrold Rust, seperti dikutip dari Global Wire.

Peningkatan kepadatan energi mendukung aplikasi intensif komputasi elektronik konsumen pada segmen premium, seperti headset Realitas Virtual, perangkat yang dapat dikenakan, ponsel, dan platform tablet/laptop. Baterai Enovix menawarkan peningkatan bertahap dalam kepadatan energi, dengan membutuhkan ruang lebih sedikit dibandingkan baterai pada perangkat elektronik saat ini.

Selain itu, Enovix akan memiliki tampilan interaktif tentang bagaimana perusahaan memproduksi baterai generasi berikutnya, serta kemampuannya untuk menyediakan paket baterai yang optimal. Perusahaan mengklaim dapat menawarkan solusi daya yang lengkap kepada pelanggan.

"Apa yang memungkinkan peningkatan kepadatan energi ini adalah arsitektur sel 3D baru kami, yang sepenuhnya menata ulang konstruksi baterai, membuang desain luka yang berusia lebih dari seabad," kata Ashok Lahiri, Chief Technology Officer dan Co-Founder Enovix.

Enovix menemukan arsitektur 3D yang dihasilkan laser yang tepat yang menyediakan penggunaan volume baterai yang lebih efisien dan dapat menampung 100 persen anoda silikon aktif. Silikon adalah bahan yang berlimpah dan berkelanjutan yang secara teoritis dapat menyimpan ion lithium dua kali lebih banyak daripada anoda grafit, yang digunakan di sebagian besar baterai Li-ion konvensional saat ini.

"Digabungkan desain sel baru kami ditambah 100 persen anoda silikon aktif dan kami yakin ini adalah kemajuan paling signifikan dalam teknologi baterai dalam hidup kami," terang Lahiri. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.