Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

13 Calon Dubes Telah Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
13 Calon Dubes Telah Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan Doc: istimewa
Ket. Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid

JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengatakan 13 calon duta besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) secara tertutup pada Rabu (1/2).

"Komisi I sudah menjalankan fit and proper test terhadap 13 calon dengan dibagi tiga sesi. Sudah dijalankan dengan lancar dari pagi hingga sore hari ini," kata Meutya kepada wartawan di Kompleks Gedung DPR RI, Jakarta.

Setelah itu, kata Meutya, Komisi I akan segera bersurat perihal keputusan hasil uji kepatutan dan kelayakan kepada pimpinan DPR RI, kemudian mengirimkan surat kepada Presiden dengan sifat tertutup dan rahasia. "Jadi, kami bersurat kepada pimpinan DPR, pimpinan DPR bersurat kepada Presiden untuk Presiden kemudian melantik," ujarnya.

Diketahui bahwa uji kelayakan ini terdiri atas tiga sesi yang digelar selama sehari. Sesi I untuk lima calon diagendakan mulai pukul 10.30 WIB, Sesi II untuk empat calon dimulai pada pukul 13.30 WIB, dan Sesi III untuk empat calon pada pukul 15.30.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno mengatakan bahwa dalam uji kepatutan dan kelayakan masing-masing calon duta besar memaparkan visi dan misinya dalam beberapa tahun ke depan di negara perwakilannya.

Ke-13 calon Dubes RI yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR RI itu yakni Acmad Rizal Purnama untuk Republik Turki, Gede Ngurah Swajaya untuk Konfederasi Swiss dan Liechtenstein, Grata Endah Wedaningsih untuk Republik Demokratik Rakyat Laos, Saud Purwanto Krisnawan untuk Republik Afrika Selatan, Santo Darmo Susanto untuk Kerajaan Kamboja. Kemudian Achmad Ubaedillah untuk Brunei Darussalam, Sulaiman untuk Republik Argentina, Arief Basalamah untuk Ukraina, merangkap Georgia dan Armenia, Ricky Suhendar untuk Republik Peru, merangkap Bolivia, Meidyatama Suryadiningrat untuk Romania, merangkap Moldova, Trias Kuncahyono untuk Takhta Suci Vatikan, Teuku Faizasyah untuk Kerajaan Norwegia, dan Dupito Simamora untuk Republik Kepulauan Fiji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.