Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pupuk Indonesia Pertahankan Peringkat AAA dari Fitch Ratings

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 21:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pupuk Indonesia Pertahankan Peringkat AAA dari Fitch Ratings Doc: istimewa
Ket. PT Pupuk Indonesia (Persero)

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) mempertahankan peringkat korporasi dan obligasi AAA(idn) denganoutlook stabil dari Fitch Ratings. "Keberhasilan perusahaan mempertahankan peringkat AAA dari Fitch Ratings ini menandakan bahwa Pupuk Indonesia merupakan BUMN sehat secara finansial dan kredibel," ujar Direktur Keuangan & Investasi Pupuk Indonesia Wono Budi Tjahyono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/1).Menurut dia, Pupuk Indonesia mendapatkan peringkat AAA (idn) dari lembaga pemeringkat utang internasional ini sejak 2014. Peringkat AAA(idn) ini merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan di Indonesia atau emiten penerbit obligasi dengan ekspektasi risiko gagal bayar utang sangat rendah.Wono mengapresiasi keputusan Fitch Ratings ini, pasalnya rating AAA (idn) ini akan berdampak positif terhadap proses bisnis Pupuk Indonesia ke depan. Peringkat ini menjadi nilai tambah perusahaan di mata investor, kreditur, pemerintah, pemegang saham, maupun masyarakat luas.Fitch Ratings memberikan peringkat AAA(idn) kepada Pupuk Indonesia berdasarkan beberapa faktor di antaranya adalah Pupuk Indonesia memiliki peran strategis dalam menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah dengan skemapublic service obligation(PSO), sehingga secara langsung mendukung program ketahanan pangan pemerintah.Selanjutnya, Fitch Ratings juga menilai kinerja perusahaan yang tercermin dalam pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan laba Pupuk Indonesia menjadi salah satu faktor pemberian peringkat AAA (idn). "Pupuk Indonesia saat ini juga konsisten masuk Top 10 perusahaan pupuk dunia," kata Wono.

Keberhasilan Pupuk Indonesia mempertahankan peringkat AAA(idn) dari Fitch Ratings juga berkat program transformasi bisnis yaitu sentralisasi pemasaran.

Program ini semakin memperkuat kemampuan Pupuk Indonesia beserta anak perusahaannya dalam melayani dan mengamankan pasokan pupuk dalam negeri khususnya pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi.Di sisi lain, sentralisasi ini juga berhasil meningkatkan penetrasi pasar baik dalam dan luar negeri untuk produk-produk komersil perusahaan baik pupuk maupun nonpupuk serta mengoptimalkan pendapatan perusahaan dari sektor tersebut.Sentralisasi pemasaran berhasil meningkatkan kinerja perusahaan. Pada2022, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp103 triliun (unaudited) dengan laba Rp19 triliun (unaudited), yang mana 65 persen pendapatan berasal dari produk komersial dan nonpupuk.Adapun penjualan pupuk ke sektor nonsubsidi, khususnya ke konsumen ritel dan korporasi, di2022 mencapai 4,08 juta ton atau 101 persen dari target dan penjualan produk nonpupuk mencapai 1,45 juta ton atau 130 persen dari target.

Dengan transformasi juga membuat Pupuk Indonesia mengembangkan banyak program salah satunya adalah program 1000 kios pupuk untuk produk komersil dan nonsubsidi untuk mempermudah akses petani terhadap produk-produk Pupuk Indonesia Grup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.