PBSI Evaluasi Kegagalan Pemain di India Open
📅 Selasa, 24 Jan 2023, 06:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: istimewa
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengevaluasi kegagalan para pemain meraih target dua gelar India Open 2023. Manajer tim, Aryono Miranat, mengatakan wakil Indonesia hanya bisa bertahan hingga babak semifinal. Pun tinggal menyisakan dua tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, serta satu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
"Targetnya memang diharapkan bisa merebut dua gelar dari tunggal dan ganda putra. Sayangnya kita tidak berhasil," ujar Aryono dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Senin (23/1). Berdasarkan evaluasi, PBSI menilai kegagalan di turnamen berkategori BWF Super 750 itu karena tingkat persaingan bulu tangkis dunia saat ini begitu ketat dan kekuatan para pemain sangat merata.
"Performa pemain, terutama tiga wakil yang ke semifinal, sudah maksimal. Mereka sudah berjuang keras, tetapi lawan memang lebih baik. Para pemain kita sudah menampilkan performa maksimal. Tapi memang saat ini persaingan dunia sangat ketat," jelas Aryono.
Dalam laga semifinal, Sabtu, Ginting gagal maju ke partai puncak setelah kalah 25-27, 21-15 dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand yang akhirnya menjadi juara. Lalu Jonatan mengalami nasib serupa usai dihentikan pemain nomor satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, dengan 6-21, 12-21.
Sedangkan ganda putra peringkat satu dunia Fajar/Rian, takluk di tangan juara dunia 2022 Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dengan rubber game 21-11, 15-21, 16-21. "Kami mohon maaf karena belum berhasil maju ke final. Kami tentu juga kecewa dengan hasil ini," ujar Fajar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khusus Fajar/Rian, Aryono menilai penampilan mereka sedikit menurun dibandingkan saat tampil di Malaysia Open pekan lalu. "Fajar/Rian performanya sedikit menurun di semifinal. Di gim pertama sudah bermain bagus. Namun setelah lawan mengubah pola permainan, mereka jadi kurang siap," tandas pria yang juga pelatih ganda putra Pelatnas PBSI itu.
Enam Unggulan
Sementara itu, enam wakil tuan rumah menempati daftar unggulan dalam gelaran BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta yang bergulir mulai Selasa (24/1) hingga Minggu (29/1).
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan laman resmi BWF, Senin, setiap sektor diambil delapan nama yang mengisi daftar unggulan. Namun beberapa di antaranya absen dengan berbagai alasan.
Misalnya, putra Viktor Axelsen asal Denmark yang seharusnya menempati unggulan pertama, absen. Dia memilih absen untuk memulihkan kondisi usai kalah di final India Open 2023, pekan lalu, dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand dengan skor 20-22, 21-10, 12-21. Adapun wakil tuan rumah sektor tunggal putra yang menempati unggulan Jonatan Christie (5) dan Anthony Sinisuka Ginting (6).
Indonesia juga memiliki dua wakil lainnya yang langsung lolos ke babak utama, yakni Shesar Hiren Rhustavito dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Tapi tunggal putri, tak satu pun wakil Indonesia diunggulkan. Meski begitu tuan rumah memiliki Gregoria Mariska Tunjung yang sudah dipastikan tampil di babak pertama dalam ajang yang memperebutkan total hadiah 420 ribu dolar AS (sekitar 6,2 miliar rupiah tersebut).
Ganda putra, pasangan nomor satu dunia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berada di posisi teratas dalam daftar unggulan. Lalu ada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di urutan ketiga. Sektor ini, Indonesia memiliki Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamujo, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.
Ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang pekan lalu absen di India Open 2023, masuk daftar unggulan ketujuh. Merah Putih juga memiliki Amalia Cahaya Pratiwi/Febriana Dwipuji Kusuma, dan Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto. Ganda campuran, ada Rinov Rivaldy/Phita Hagniningtyas Mentari (7). Lalu wakil tuan rumah lainnya yang tampil adalah Dejan Ferdianansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Zachriah Josianho Sumanti/Hediana Julimarbela, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!