Menanti Petunjuk Baru The Fed
📅 Jumat, 20 Jan 2023, 08:17 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya jelang akhir pekan ini. Investor akan mencermati pernyataan dari pejabat the Fed Brainard terkait kebijakan suku bunga the Fed ke depannya.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (20/1), bergerak di kisaran 15.090-15.130. rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (19/1) sore, ditutup turun tipis seiring Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya. Rupiah ditutup melemah 17 poin atau 0,11 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.104 rupiah per dollar AS.
"Keputusan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps sudah sesuai dengan harapan pasar. Dalam pernyataannya BI secara umum terlihat cukup optimistis akan pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian dan perlambatan global," kata Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong di Jakarta.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Januari 2023 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Keputusan menaikkan suku bunga tersebut merupakan langkah lanjutan untuk secara front loaded, pre-emptive, dan forward looking dalam memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!