Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dotplot, Alat Bantu Deteksi Dini Mandiri Kanker Payudara

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 06:40 WIB | Oleh:
Dotplot, Alat Bantu Deteksi Dini Mandiri Kanker Payudara Doc: Istimewa

Kanker payudara seringkali diketahui pada stadium lanjut, sehingga harapan hidup penderitanya berkurang. Dua peneliti Debra Babalola dan Shefali Bohra menemukan Dotplot, perangkat yang dapat membantu pemantauan kesehatan payudara secara mandiri.

Ketika sedang berolahraga gym, Shefali Bohra suatu ketika dia merasakan sensasi yang tidak nyaman di salah satu payudaranya. Khawatir akan hal itu, ia pergi ke dokter kandungan untuk melakukan tes palpasi, sebuah metode cara yang dilakukan hanya mengandalkan telapak tangan, jari, dan ujung jari.

Dokter menyuruhnya untuk memantau sendiri benjolan tersebut selama beberapa bulan dan melihat apakah dia masih merasa tidak nyaman. "Untungnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Bohra kepadaSmithsonian Magazinebeberapa waktu lalu.

Rasa tidak nyaman itu, kata Bohra, akhirnya hilang dengan sendirinya. Tapi pengalaman yang membuat rasa takut itu masih melekat padanya.

Beberapa tahun kemudian, ketika Bohra menyelesaikan gelar masternya di bidang teknik desain inovasi di Royal College of Art dan Imperial College London, dia bertemu dengan Debra Babalola, yang berada di program yang sama. Para siswa ditugaskan untuk menciptakan sesuatu yang berdampak untuk mendorong perubahan, dan keduanya tertarik pada perawatan kesehatan.

Babalola memikirkan kembali benjolan itu, dan dia bertanya-tanya apakah ada metode yang lebih baik untuk memantau kesehatan payudara di rumah. "Tidak satu pun dari mereka yang benar-benar menyelesaikan kebingungan yang dialami orang saat melakukan pemeriksaan sendiri," kata Babalola. "Itulah mengapa kami ingin membuat sesuatu yang akan memandu Anda melalui proses dan membuat pemeriksaan semudah mungkin," ungkap dia.

Bersama-sama, keduanya menciptakan Dotplot, perangkat dan aplikasi genggam yang memetakan dada pengguna. Alat berukuran lebih kecil dari tetikus (mouse) komputer ini akan membaca jaringan payudara dengan menggunakan gelombang suara.

Sebelum mendesain perangkat mereka, Bohra dan Babalola melakukan wawancara dengan 50 perempuan dari berbagai usia dan latar belakang. Dari mereka keduanya mengumpulkan informasi tentang bagaimana para perempuan ini melakukan pemeriksaan mandiri payudara.

Mereka mempresentasikan kelompok dengan prototipe fisik dan digital yang berbeda dari alat pemantau payudara untuk menentukan desain yang ideal. Dari percakapan ini, mereka menemukan bahwa para perempuan menginginkan perangkat genggam, bukan sesuatu yang dapat dikenakan, yang memberi panduan dan umpan balik visual.

"Orang-orang mengatakan bahwa mereka cenderung mempercayai interaksi saat mereka benar-benar memegang perangkat dan memeriksanya sendiri," kata Babalola. "Dan itu juga membuat mereka merasa seperti mereka semua adalah bagian dari proses, dan itu bagus," imbuh dia.

Perangkat ini berbentuk oval dibuat dengan pegangan di satu sisi agar bisa dipegang dengan satu tangan saja. Ini memiliki tombolon-offdi samping dan menggunakan dudukan untuk mengisi ulang baterai.

Untuk memulai, pengguna memasukkan informasi ke dalam aplikasi, termasuk ukuran dan bentuk payudara, tanggal menstruasi terakhir, dan apakah mereka hamil atau melakukan terapi penggantian hormon.

Kemudian, mereka mengubah skala model dasar dengan menggeser perangkat genggam dari tulang selangka ke puting kiri, dari puting kiri ke kanan dan terakhir ke tulang selangka kanan.

"Setelah itu, Anda dapat melakukan pemindaian pertama," kata Bohra. "Bacaan dibagi menjadi tiga wilayah berbeda. Wilayah satu adalah yang teratas. Wilayah kedua adalah area payudara. Dan wilayah tiga pada dasarnya adalah area antara payudara dan ujung tulang rusuk," terang dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.