Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

7 Tanda Bahaya Pernikahan yang Harus Dipertimbangkan

📅 Senin, 16 Jan 2023, 14:26 WIB | Oleh:
7 Tanda Bahaya Pernikahan yang Harus Dipertimbangkan Doc: Freepik/Pressahotkey
Ket. Ilustrasi.

Menikah menjadi salah satu tujuan atau pencapaian hidup sebagian orang. Meski demikian tidak berarti Anda harus mentolerir perilaku pasangan hanya agar kamu bisa mencapai tujuanmu, yakni pernikahan.

Walaupun Anda dan pasangan merasa cocok satu sama lain, tidak dapat disangkal bahwa banyak elemen lain dapat membuat atau menghancurkan pernikahan.

Atas dasar itu, sebelum berkomitmen untuk mengucap janji pernikahan. Ada baiknya untuk mengetahui dan memahami tanda bahaya sebelum menikah.

Sederhananya, ini adalah masalah yang tidak dapat Anda abaikan jika Anda menginginkan pernikahan yang bahagia.

Merangkum laman Marriage, berikut 7 tanda bahaya yang perlu Anda perhatikan sebelum menikah:

1. Komunikasi yang buruk

Komunikasi menjadi hal penting dalam menjalin hubungan. Karena itu komunikasi yang buruk jelas merupakan salah satu tanda bahaya awal sebelum menikah yang tidak boleh dianggap remeh. Mengetahui cara berkomunikasi dengan pasangan akan membantu Anda mengatasi perbedaan.

2. Belum Dewasa

Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum menikah adalah tingkat kedewasaan pasangan Anda. Ingatlah bahwa usia bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi kedewasaan seseorang.

Alih-alih berpacu pada usia, kedewasaan seseorang bisa terlihat dari keterampilan hidup dasar, seperti mengelola emosi, menyelesaikan masalah, hingga mengelola keuangan.

Salah satu tanda bahaya sebelum menikah adalah pasangan Anda kesulitan mengelola uang dan ruang pribadinya, tidak memiliki pekerjaan tetap, tidak memiliki rencana untuk masa depan, dan tidak bisa mengurus diri sendiri. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak bisa diandalkan, yang bisa menjadi masalah dalam pernikahan.

3. Perselingkuhan

Perselingkuh menjadi salah satu penyebab perceraian yang umum. Jika pasangan Anda memiliki riwayat berselingkuh selama menjalin kasih dengan Anda, coba renungkan kembali apakah Anda benar-benar bisa kembali percaya padanya.

Menurut Marriage, pasangan yang tidak setia dalam hubungan kencan lebih cenderung selingkuh selama pernikahan. Mereka mungkin berpikir tidak apa-apa untuk mengobrol dan menggoda lawan jenis selama tidak ada perselingkuhan fisik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Ukraina Klaim Produksi Miny...
Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Swiss Siap Menjadi Tuan Rum...

Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.