Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arti Jubah Bisht Berbalut Emas Messi di Final Piala Dunia 2022

📅 Selasa, 20 Des 2022, 11:09 WIB | Oleh:
Arti Jubah Bisht Berbalut Emas Messi di Final Piala Dunia 2022 Doc: AFP/OOD Anderson
Ket. Lionel Messi mengenakan jubah bisht

Jubah bisht yang merupakan pakaian tradisional khas negara Arab terus menjadi perhatian setelah dipakai Lionel Messi usai membawa negaranya, Argentina, memenangkan Piala Dunia 2022 pada Minggu (19/12).

Bisht itu dikenakan Messi setelah diberi oleh Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani tepat sebelum seremoni pengangkatan trofi Piala Dunia 2022.

Lantas, apa makna dari jubah Bisht yang diberikan Sheikh Tamim kepada kapten Tim Nasional Argentina di momen langka itu?

Melansir Arab News, Bisht adalah jubah panjang tradisional Arab yang dikenakan pria di atas thobes mereka dan telah dikenakan selama ribuan tahun.

Jubah ini awalnya dikenakan prajurit Arab setelah meraih kemenangan dalam peperangan. Bisht juga biasa dipakai oleh keluarga kerajaan.

Atas dasar itu, pemakaian bisht untuk Messi disebut merupakan bentuk penghargaan Emir Qatar karena berhasil membawa negaranya meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.

Sekarang Bisht telah menjadi pilihan pakaian formal bagi para politisi, ulama, dan individu berpangkat tinggi di negara-negara Teluk Arab, Irak, dan negara-negara di utara Arab Saudi.

Bisht juga bukan pakaian sehari-hari, melainkan hanya dipakai untuk acara-acara khusus seperti pernikahan, festival, wisuda dan lebaran.

Bisht telah menjadi pilihan pakaian formal bagi para politisi, ulama, dan individu berpangkat tinggi di negara-negara Teluk Arab, Irak, dan negara-negara di utara Arab Saudi.

Jubah ini umumnya terbuat dari wol dan warnanya berkisar dari putih, krem, cokelat, abu-abu, dan hitam yang lebih gelap.

Tiga jenis bordir digunakan dalam pembuatan bisht, yakni jahitan emas, jahitan perak dan jahitan sutra. Benangnya yang disebut sebagai zari terdiri dari dua jenis, yaitu yang asli terbuat dari sutra atau benang kapas yang dilapisi dengan emas atau perak murni, dan imitasi dimana benangnya dilapisi dengan kawat tembaga berlapis perak.

Harga bervariasi dari 100 hingga 20 ribu Riyal Saudi, tergantung pada kain, jahitan, warna dan gaya.

Yang paling mahal, Royal Bisht yang dikenakan Messi dibuat menggunakan bulu unta atau wol kambing dengan sulaman emas di kerah dan lengannya. Bisht ini umumnya dirancang khusus untuk pangeran, politisi, dan orang kaya.

Abu Salem, seorang penjahit Saudi dari Al-Ahsa menuturkan bisht pertama kali dijahit di Persia. Orang Saudi diperkenalkan kepada mereka ketika penjual bisht datang ke sini untuk haji atau umrah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Disnaker Kota Bandung Dorong Program Magang

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Disnaker Kota Bandung Doron...
Daerah
Pemkot Bandung Bahas Pengha...

METOO Kembali Hadir di TikTok For You Beauty 2026

55 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
METOO Kembali Hadir di TikT...

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Seribu Lebih Warga Jakarta ...

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kenali Tanda-tanda Migrain ...

Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Masa Bediding Saat ...
Megapolitan
Izin Produksi Perfilman di ...
Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.